hero

EDITOR : AULIA RAHMAT

11 Agustus 2017, 19:30 WIB

AMERIKA SERIKAT

Ilmuwan Harvard University bekerja sama dengan eGenesis--perusahaan bio teknologi asal Amerika Serikat--menciptakan teknologi pengubah gen bernama CRISPR-Cas9.

Teknologi ini memungkinkan adanya transplantasi organ tubuh dari babi ke manusia. 

Melalui CRISPR-Cas9, embrio babi bisa berkembang di tubuh manusia tanpa risiko virus yang membahayakan. Teknologi tersebut mengubah segmen DNA yang tidak diinginkan menjadi aman.

Teknologi ini memungkinkan adanya transplantasi organ tubuh dari babi ke manusia. (PIXABAY)

Dilansir dari Jurnal Science, dengan mengunakan CRISPR-Cas9 peneliti bisa menghasilkan 37 ekor babi tanpa virus PERV--virus mematikan yang ditularkan babi ke manusia.

Penelitian itu memberi harapan baru untuk xenotransplantation--transplantasi organ hewan ke manusia--jika suatu saat nanti terjadi krisis organ tubuh manusia. Manusia bisa menggunakan organ hewan seperti jantung, liver, dan paru-paru.

Teknologi ini memungkinkan adanya transplantasi organ tubuh dari babi ke manusia. (PIXABAY)

"Ini adalah publikasi pertama tentang transplantasi babi tanpa virus PERV," kata Luhan Yang, pendiri eGenesis, dalam rilisnya.

Sebelum ditemukan CRISPR-Cas9, ilmuwan harus menempuh jalur panjang untuk mengubah gen pada babi agar bisa ditransplantasi. 

Sebelum ditransplantasikan ke manusia, organ harus diuji cobakan ke primata. ketika sudah terpasang, primata masih harus diperiksa dahulu untuk memastikan keberhasilan transplantasi. 

MASHABLE | DAILY MAIL

 

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments