hero
Obat-obatan terlarang. (NET/Rebecca)

EDITOR : TITO SIANIPAR

10 Agustus 2017, 20:25 WIB

INDONESIA

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) memblokir situs-situs penjualan obat-obatan terlarang. Hal itu terkait maraknya penggunaan dumolid dari penjualan bebas obat-obatan.

Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito mengatakan dumolid dibutuhkan untuk pengobatan insomnia. Namun pembelian dumolid harus dengan resep dokter karena tergolong psikotropika.

Maraknya perdagang obat-obatan lewat online membuat BPOM meningkatkan pengawasan dunia internet. Total dari 118 situs yang dilaporkan BPOM, sebanyak 98 situs sudah diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito. (NET/Rebecca)

"Sebanyak 20 situs masih dalam proses (pemeriksaan) di Kemenkominfo," kata Penny di Hotel Grand Mercure, Jakarta, Kamis, 10 Agustus 2017. 

Angka 118 situs itu diperoleh dari periode Januari hingga Juli 2017. Jumlah itu meningkat drastis dari tahun lalu yang hanya 73 situs yang diblokir. "Penjualan obat-obatan secara online tak selalu terlarang jika memenuhi ketentuan cara distribusi yang sesuai," kata Penny.

Sebagian obatan terlarang. (NET/Rebecca)

BPOM berencana akan terus bekerja sama dengan Kemenkominfo terkait pemberantasan penyalahgunaan obat-obatan terlarang lewat situs. "Salah satunya rencana pembentukan badan cyber khusus narkotik," ujarnya.

ARKAN DHANU

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments