hero
(INSTAGRAM/ yayuk_tarmiati)

EDITOR : RIKHA INDRIASWARI

7 Agustus 2017, 11:15 WIB

BANYUWANGI, INDONESIA

Berkunjung ke Banyuwangi, Jawa Timur, tidak lengkap kalau belum mencicipi ragam kuliner khasnya, salah satunya adalah rujak soto. Yup, rujak dengan bumbu kacang, dicampur dengan kuah soto babat yang gurih. Siapa sangka rasanya begitu segar dan nikmat, serta menjad incaran para wisatawan loh. 

Banyak warung di Banyuwangi yang menjual makanan khas ini, Warung Citra milik Mbak Har di kecamatan Temenggungan lah salah satunya. Rujak yang dicampur dengan soto, adalah rujak sayuran yang terdiri dari tauge dan kacang panjang yang sudah direbus, serta potongan timun segar.

Warung Soto Rujak, Banyuwangi, Jawa Timur. (NET.CJ/ Andreas)
Rujak Soto, Banyuwangi, Jawa Timur. (NET.CJ/ Andreas)

Selain itu, ditambahkan pula irisan tahu goreng dan lontong, lalu dicampurkan dengan cabai, bumbu kacang, dan gula merah yang telah dihaluskan. Tak lupa, petis juga ditambahkan untuk menambah cita rasa dan aroma yang menonjol pada masakan asli Jawa Timur ini.

Sebelum dicampur soto, bikin rujaknya terlebih dahulu. (NET.CJ/ Andreas)
Sayuran, tahu goreng, lontong, dan petis dicampur dengan bumbu kacang. (NET.CJ/ Andreas)

Setelah rujak sayur tercampur barulah kuah soto babat panas yang berwarna kuning bening disiram ke atasnya. Rasa gurih dan manis pun berpadu pada semangkuk rujak soto ini. Semakin nikmat disantap dengan emping dan kerupuk udang.

Rujak disiram dengan soto babat. (NET.CJ/ Andreas)

Lauk sampingan lainnya juga bisa ditambahkan sesuai selera, misalnya telur asin atau gorengan  ati dan ampela. Di warung Mbak Har, seporsi rujak soto khas ini hanya dibanderol harga sekitar Rp 6 ribu-13 ribu.

Pengunjung menikmati hidangan rujak soto, Banyuwangi, Jawa Timur. (NET.CJ/ Andreas)
Pengunjung menikmati hidangan rujak soto, Banyuwangi, Jawa Timur. (NET.CJ/ Andreas)

Ada juga variasi rujak lainnya, termasuk rujak buah segar yang bisa jadi santapan pencuci mulut. Daripada penasaran lebih baik langsung dicoba saja karena rasanya bikin ketagihan. Kreasi kuliner lokal seperti ini, kalau bukan kita, siapa lagi yang melestarikan?

 

NET CJ ANDREAS DWI SETIAWAN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments