hero
(PIXABAY)

EDITOR : REZA ADITYA

3 Agustus 2017, 14:45 WIB

BANGLADESH

Polisi Bangladesh menangkap wartawan Daily Probaha Khulna Abdul Latif Morol atas dugaan pencemaran nama baik karena mengkritik pembagian kambing dari seorang menteri kepada warga di akun Facebook. Morol dibui karena hate speech.

"Morol telah memfitnah nama baik Menteri Perikanan dan Peternakan Bangladesh Narayan Chandra Chanda di unggahan Facebook," kata Kepala Kepolisian Dumuria Sukumar Biswas, Selasa, 1 Agustus 2017.

Menteri Perikanan dan Peternakan Bangladesh Narayan Chandra Chanda (memegang microphone) saat memberikan pengarahan. (NEW NATION)

 

Cerita bermula saat Menteri Chandra berkunjung ke sebuah peternakan Dumuria pada Sabtu pekan lalu. Di sana, Chandra membagikan hewan ternak kambing, ayam dan itik kepada petani miskin.

Namun salah satu dari beberapa kambing yang dibagikan itu mati tak lama setelah Chandra menyerahkan kepada petani. Media setempat juga memberitakan bahwa kambing pemberian Chandra diduga sakit.

Morol kemudian menuliskan peristiwa itu di akun Facebook miliknya, "Kambing yang diberikan oleh menteri negara pada pagi hari meninggal di malam harinya."

Ilustrasi Facebook. (REUTERS)

 

Postingan Morol itu dilaporkan bukan oleh Chandra, melainkan oleh jurnalis lain. Pelapor itu menilai postingan Morol penuh kebencian terhadap seorang menteri. 

Padahal, kata pelapor seperti ditirukan Biswas, kematian kambing harusnya menjadi tanggung jawab petani. Usut punya usut, ternyata pengadu itu merupakan pendukung garis keras Awami League, partai politik sekuler di Bangladesh. Chandra merupakan kader partai tersebut. 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments