hero
(The Sun)

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

1 Agustus 2017, 06:05 WIB

RUSIA

Mencegah pengemudi kendaraan yang ugal-ugalan bukanlah perkara yang mudah bagi petugas lalu lintas. Berbagai peraturan dan tanda peringatan yang banyak terpasang di sisi jalan sering kali diabaikan begitu saja oleh para pengendara.

Tapi di Rusia, sebuah kelompok kampanye keselamatan jalan menggunakan cara unik untuk bisa mengurangi kebiasaan buruk tersebut. Kelompok yang bernamakan Avtodrizhenia ini memilih untuk menggunakan model yang bertelanjang dada sebagai pembatas laju kendaraan.

Para model sedang kampanye pembatasan laju kendaraan di Rusia. (The Sun)

Para wanita tersebut terlihat hanya menggunakan celana dalam dan sepatu boots hitam setinggi paha. Mereka lalu ditugaskan untuk membawa rambu lalu lintas yang bertuliskan batas maksimum kecepatan dalam berkendara mulai dari 40 sampai 60 km per jam.

Model-model tersebut kemudian ditempatkan di sisi jalan yang sering jadi lokasi kecelakaan. Salah satunya di dekat area penyeberangan  di desa Severny, Rusia. Meski dianggap enggak wajar, cara ini nyatanya mampu menunjukan hasil yang siginifikan.

Para model sedang kampanye pembatasan laju kendaraan di Rusia. (The Sun)

Para pengemudi banyak yang mengurangi laju kendaraannya dan belum ada kasus kecelakaan lalu lintas sejak kampanye ini diberlakukan. Dikutip dari The Sun, kampanye ini ternyata juga mendapatkan dukungan penuh dari  warga setempat. Terutama dari para lansia yang sering kesulitaan saat ingin menyebrangi jalan.

"Sopir-sopir itu tak memberi kami kesempatan menyeberang. Mereka ngebut sekali. Ada yang bahkan meneriaki kami, 'Kenapa kamu menyeberang di sini?' Sungguh tak bisa dipercaya," kata seorang pejalan kaki. 

Para model sedang kampanye pembatasan laju kendaraan di Rusia. (The Sun)

Perilaku pengendara yang membahayakan ini rupanya juga dibenarkan oleh salah satu model. "Sopir disini biasanya tidak akan memperlambat laju kendaraannya meski saat mereka melewati sebuah desa atau pemukimam. Meskipun ada batas kecepatan di rambu-rambu jalan," paparnya. 

Menurut laporan Avtodrizhenia, pengendara yang didominasi laki-laki terlihat memperlambat laju kendaraannya untuk mengagumi model yang bertelanjang dada di tepi jalan. Hal tersebut tentunya akan memudahkan para warga sekitar yang ingin menyebrangi jalan.

Para model sedang kampanye pembatasan laju kendaraan di Rusia. (The Sun)

Ide ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 2013 lalu. Namun cara ini kembali diberlakukan sejak tingginya angka kecelakaan dan kematian di Rusia yang mencapai angka 30.000 jiwa pertahun.

THE SUN | DAILY MAIL

 

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments