hero
Fakhri Anang. (DAILY MAIL)

EDITOR : REZA ADITYA

29 Juli 2017, 14:20 WIB

INGGRIS

Mahasiswa Indonesia, Fakhri Anang, dihukum penjara 8 bulan dengan masa percobaan 2 tahun oleh Pengadilan Newcastle, Inggris. Fakhri dibui atas tuduhan hendak melakukan aktivitas seksual dengan bocah di bawah umur.

"Anda mencari aktivitas seksual di internet dengan orang muda, tertarik seseorang yang bernama Zen,"  kata hakim Nicholas Lumley saat membacakan putusannya seperti dilansir Daily Mail, Jumat, 28 Juli 2017 waktu setempat.

Fakhri Anang. (DAILY MAIL)

 

Lumley dalam membacakan putusannya menilai Anang bersalah karena ingin mencumbu bocah berusia 14 tahun. "Pada saat Anda ingin bertemu dengannya, Anda sadar bahwa itu melanggar hukum."

Insiden itu bermula saat Anang memulai percakapan online dengan akun bernama Zen pada Mei 2017. Anang tidak mengetahui bahwa Zen itu ternyata dioperasikan komunitas pemburu para pedofil Guardians of the North.

Dalam percakapan itu, Anang merayu Zen untuk melakukan hubungan seksual. Mahasiswa berusia 21 tahun itu tak peduli meski Zen masih berusia 14 tahun, dia terus membujuk untuk melakukan hubungan terlarang.

Zen kemudian dalam percakapan itu mengiyakan ajakan seks Anang. Mereka mengatur waktu untuk bertemu di sebuah tempat untuk transaksi seksual.

Fakhri Anang, (Guardians of North)

 

Saat sudah tiba di lokasi pertemuan yang dijanjikan keduanya, Anang langsung diciduk kelompok pemburu pedofil Guardians of The North. Anang kaget dan menangis. Dia bahkan meminta maaf atas perilakunya.

Kasus itu kemudian sampai ke meja hijau. Jaksa penuntut umum Michael Bunch di persidangan mengatakan  apa yang dilakukan Anang masuk dalam kategori kejahatan seksual untuk anak di bawah umur.

"Karena Anang terus mengulangi ajakan seksual bersama akun atas nama Zen itu," ujar Bunch. "Dia bahkan sebelumnya meminta tim pemburu pedofil untuk tidak memanggil polisi dalam kasus tersebut."

Bunch juga mengatakan saat diinterogasi polisi, Anang mengakui perbuatannya. Anang, kata Bunch, sadar bahwa apa yang dilakukannya itu salah. "Tapi dengan lasan libido, dia melanggar hukum."

Fakhri Anang, (Guardians of North)

 

Kuasa hukum Anang, Nick Peacock, mengatakan kliennya itu sudah tinggal selama tiga tahun di Inggris dan menggunakan visa pelajar. Anang sedianya akan kembali ke Indonesia pada Agustus nanti.

Peacock menjelaskan bahwa Anang merupakan mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Newcastle. Kliennya itu mengambil jurusan komunikasi massa.

"Dia bahkan sudah melamar ke pekerjaan di Indonesia," ujar Peacock. "Kasus ini akan mengacaukan apa yang sudah diraihnya selama tiga tahun kemarin di Inggris."

DAILY MAIL | BBC

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments