hero
Pansus Hak Angket KPK tiba di Lapas Sukamiskin Bandung. (NET/Anggi Putra)

EDITOR : ALFIAN SYAFRIL

6 Juli 2017, 18:10 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo mempertanyakan kunjungan Panitia Khusus Hak Angket KPK ke Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. Di sana, Pansus Hak Angket KPK menemui beberapa narapidana kasus korupsi.

"Kami tidak tahu ini untuk apa, kan tidak jelas karena dari sisi objek, subjek, dan substansi itu banyak orang menganggap ini tidak tepat atau ilegal, saya juga belum tahu kok. Pansus ini melebar ke mana-mana," kata Agus setelah melantik tiga penasihat KPK di gedung KPK, Jakarta, Kamis, 6 Juli 2017.

Ketua KPK Agus Rahardjo (kedua kanan) di gedung KPK, Jakarta. (ANTARA)

Mantan Ketua KPK Busyro Muqoddas menilai kunjungan Pansus Hak Angket itu tidak etis. Ia menganggapnya sebagai sebuah lelucon.

"Mungkin menurut mereka etis. Menurut masyarakat umum termasuk saya itu bukan saja tidak etis, tapi itu sebuah lelucon," kata Busyro di gedung KPK.

Menurut Busryo, kunjungan tersebut tidak memiliki nalar hukumnya. "Narapidana itu sudah berstatus terbukti secara sah dan meyakinkan secara hukum melakukan tindak pidana kejahatan korupsi. Kalau sudah terbukti, terus yang mau diwawancara apanya? Apakah mengharapkan sesuatu yang berbeda dari yang sudah diputuskan hakim?" kata Busyro.

Busyro Muqoddas di gedung KPK, Jakarta. (NET/Ari Priambodo)

Karena itu, Busyro heran dan mempertanyakan arah dan tujuan pansus menemui napi koruptor. "Nah sekarang yang mau dicari pansus itu apa sih? Mbok ya teman-teman pansus itu insyaf," tambahnya.

Sebelumnya Pansus Hak Angket KPK tiba di Lapas Sukamiskin, Bandung, Selasa, pukul 10.45 WIB. Ketua Pansus Hak Angket Agun Gunandjar bersama anggota pansus lainnya didampingi Kalapas Sukamiskin Deddy Handoko. Pertemuan pansus dengan narapidana korupsi berlangsung tertutup.

Anggota Pansus Hak Angket KPK memasuki Lapas Sukamiskin. (NET/Anggi Putra)

Anggota Pansus Hak Angket Masinton Pasaribu mengatakan, mereka mengadakan dengar pendapat dengan narapidana kasus korupsi. "Mereka juga perlu didengarkan, bagaimana proses mereka ketika menjalani pemeriksaan. Kalau memang semua sesuai prosedur bagus. Kalau ada yang menyimpang perlu kami ketahui," kata Masinton sebelum pertemuan berlangsung.

Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu mengatakan, posko Pansus Hak Angket menerima beberapa laporan soal kejanggalan dalam prosedur pemeriksaan, penyelidikan, dan penyidikan tersangka KPK. Kunjungan pansus untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Pansus membutuhkan konfirmasi dari informasi yang mereka terima.

Lapas Sukamiskin Bandung, Jawa Barat. (NET/Anggi Putra)

Masinton juga menegaskan pansus tidak membicarakan kasus satu persatu. "Kami cuma melakukan konfirmasi ulang dan mengecek informasi yang masuk ke kami," tegasnya.

Hingga sore ini, pansus masih bertemu dengan narapidana di dalam Lapas Sukamiskin. Pansus akan menjabarkan hasil tinjauan usai pertemuan.

JORDIE YONATAN | LUCY OLOAN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments