hero
Presiden Jokowi menemui para petinggi GNPF MUI (ANTARA)

EDITOR : RIKHA INDRIASWARI

25 Juni 2017, 20:50 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Presiden Joko Widodo menerima kedatangan para petinggi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF MUI), Minggu, 25 Juni 2017. Pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit tersebut dilaksanakan di ruang utama Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.

Para perwakilan GNPF MUI hadir ke Istana Merdeka menemui Presiden Jokowi. (ANTARA)

Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menko Polhukam Wiranto, dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mendampingi Presiden dalam pertemuan yang bertepatan pada 1 Syawal 1438 H. Sementara, dari Perwakilan GNPF MUI hadir Ketua Umum GNPF MUI Bachtiar Nasir, Wakil Ketua Umum GNPF MUI Zaitun Rasmin, dan tim advokasi GNPF MUI Kapitra Ampera.

Pertemuan antara Presiden Jokowi dan perwakilan GNPF MUI berlangsung hangat. (NET/ Yusuf)

Momen ini jadi pertama kalinya Presiden Jokowi bertemu dengan kelompok yang dianggap bersebrangan dengan pemerintahannya itu. Seperti waktu dibubarkannya ormas Hizbut Tahrir Indonesia atau HTI, kelompok GNPF MUI menunjukkan penolakkannya terhadap keputusan pemerintah tersebut. Namun, pertemuan yang dilakukan pada pukul 12.50 WIB itu begitu cair dan hangat, seakan mematahkan persepsi yang berkembang selama ini.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno menjawab pertanyaan awak media usai pertemuan. (NET/ Yusuf)

Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengaku bila pertemuan ini berlangsung atas inisiatif GNPF MUI. Pratikno menyebut, keinginan GNPF MUI disambut baik oleh Jokowi yang memang sedang mengadakan halal bihalal di Istana Negara. "Intinya mereka juga mendukung sepenuhnya kebijakan pemerintah dan mengapresiasi apa yang telah dilakukan Presiden Jokowi," ujar Pratikno.

Ketua Umum GNPF MUI Bachtiar Nasir menjawab pertanyaan awak media usai pertemuan. (NET/ Yusuf)

Bachtiar mengaku, Presiden Jokowi sempat bercerita soal pro kontra atas kebijakan yang dikeluarkan selama kepemimpinannya sebagai Presiden tiga tahun ini. "Kami mendapat informasi bagaimana beratnya amanah yang ditanggung Jokowi. Tapi kami juga mengapresiasi atas keberpihakannya terhadap ekonomi umat seperti memberi belasan juta hektar tanah untuk rakyat," ujar Bachtiar.

Bachtiar Nasir juga menepis selama ini kelompoknya kontra dengan pemerintah. Bachtiar berharap setelah pertemuan ini tidak ada lagi dugaan anti pancasila terhadap kelompoknya.

JANUAR YUDHA| YUSUF REZA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments