hero
(LionAir)

EDITOR : REZA ADITYA

23 Juni 2017, 14:30 WIB

INDONESIA

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyerahkan sepenuhnya kasus penyalahgunaan narkotik pilot Lion Air ke Badan Narkotika Nasional (BNN). Budi tak mau terlaku ikut campur dalam masalah itu.

"Kalau bicara itu, kami konsiten, kami serahkan ke BNN," kata Budi, di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Jumat 23 Juni 2017. "Itu sesuai dengan prosedur."

Kartu identitas pilot Lion Air yang keapatan membawa narkotik. (NET/Nova)

 

Budi juga mendesak manajemen Lion Air untuk menindak tegas pilot tersebut. "Saya minta Lion Air tangani itu secara serius," ujar dia. "Marilah kita mikirkan bagaimana yang positif berjalan dengan baik."

Mantan Direktur Utama Angkasa Pura II itu mengaku tak mau banyak berkomentar tentang sanksi yang kan diberikan kepada Lion Air. "Saya ingin bicara yang manis-manis, yang kecut-kecut tinggalin dulu."

Barang bukti narkotik yang dibawa oleh pilot Lion Air. (NET/Nova)

 

Pilot Lion Air Rahul Sharma ditangkap Badan Narkotika Nasional karena kedapatan membawa narkotik jenis hashish. Dia ditangkap saat akan menerbangkan pesawat Lion dari Mataram, Nusa Tenggara Barat menuju Jakarta.

Rahul  merupakan pilot berkebangsaaan India.  Dia ditangkap di Bandar Udara Internasional Lombok pada Rabu, 21 Juni 2017 siang oleh petugas anti-narkotik.

Dia kedapatan membawa 5,03 gram hashish atau ganja sintesis. Petugas BNN mendapati barang haram itu di dalam kotak kecil yang ada di dalam koper pilot.

DIMAS ARIF SETIAWAN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments