hero
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. (NET)

EDITOR : REZA ADITYA

22 Juni 2017, 12:55 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengimbau kepada warga ibu kota yang mudik ke kampung halaman, tidak membawa saudara sekembalinya mereka ke Kota Metropolitan. Djarot tak ingin Jakarta semakin sumpek.

"Apalagi kalau tidak punya keterampilan," kata Djarot, di Jakarta, Kamis, 22 Juni 2017. Menurut Djarot, Jakarta memiliki banyak lapangan pekerjaan namun diutamakan kepada orang yang memiliki kemampuan khusus.

Kendaraan pemudik memenuhi ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek pada H-3 Idul Fitri. (ANTARA)

"Jakarta luar biasa loh membangun underpass, fly over, MRT dan LRT, bangun rumah susun," ujar Djarot. "Apartemen bangunan fisik itu membutuhkan tenaga kerja, tapi tenaga yang punya keterampilan."

Pernyataan Djarot untuk meminimalisir tingkat pengangguran yang ada di Jakarta. Juga untuk mengurangi sumpeknya Jakarta dari para pendatang yang tak memiliki keahlian.

Terminal Kampung Rambutan dipadati pemudik pada H-3 Lebaran. (ANTARA)

 

Badan Pusat Statistik  DKI Jakarta mencatat akhir tahun 2016, tingkat pengangguran terbuka di Jakarta sebesar 6,12 persen dari jumlah angkatan kerja. Namun pada awal tahun 2017, jumlahnya  berkurang dan hanya mencapai angka 5,36 persen.

Beberapa sektor yang bisa menyerap angkatan kerja di DKI itu antara lain sektor servis yang mencapai 85 persen. Sektor servis yang dimaksud adalah layanan jasa transportasi dalam jaringan.

CHELZEA VERHOEVEN

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments