hero

EDITOR : AULIA RAHMAT

22 Juni 2017, 13:45 WIB

AMERIKA SERIKAT

Time Warner, jaringan televisi terbesar ketiga di dunia, sepakat menggelontorkan dana investasi sebesar US$ 100 juta atau Rp 1,3 triliun kepada Snap Inc. 

Dana tersebut dipakai untuk mendongkrak pendapatan iklan dengan cara menyajikan tontotan ringan berdurasi 3-5 menit di lini masa Snapchat, media sosial bikinan Snap Inc.

Kerja sama ini berjalan selama dua tahun ke depan. Time Warner akan menghadirkan tayangan dari beragam genre, seperti: drama, berita, dokumenter, dan komedi. 

Time Warner Gelontorkan Rp 1,3 Triliun untuk Video Singkat Snapchat. (PIXABAY)

Sejatinya, tontonan ini mirip dengan fitur video yang saat ini disajikan Snap Inc dari jaringan lain. Namun, video yang dimainkan dalam format vertikal itu hanya tayang satu kali setiap hari. 

Time Warner berjanji, akan menayangkan sedikitnya tiga video setiap hari. Separuh dari iklan yang masuk akan menjadi milik Snap Inc, separuh sisanya akan menjadi milik Time Warner. 

Pertunjukan video singkat akan memperlama pengguna hilir mudik di aplikasi Snapchat. Untuk meyakinkannya, developer berjanji akan menghadirkan fitur-fitur baru yang bisa memikat para pengguna.

Time Warner Gelontorkan Rp 1,3 Triliun untuk Video Singkat Snapchat. (PIXABAY)

Untuk menyokong investasi ini, Time Warner akan mendorong anak-anak perusahaannya, seperti: HBO, Turner, dan Warner Bros untuk beriklan di Snapchat. 

Investasi ini hadir pada saat yang tepat. Wall Street baru saja menghukum Snap yang dianggap mengalami penurunan pemasukan karena tidak bisa mengelola iklan. 

Sejak hari Senin, 19 Juni 2017, beredarnya kabar investasi mendongkrak saham Snap di lantai bursa sebanyak 2 persen menjadi US$ 17,88 setiap lembarnya.

TECHRUNCH | WALL STREET

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments