hero
Wasit yang bertugas menggunakan VAR. (ZUACOM)

EDITOR : TITO SIANIPAR

21 Juni 2017, 08:10 WIB

RUSIA

Penyelenggaraan Piala Konfederasi ke-10 selain sebagai pemanasan jelang Piala Dunia 2018, ajang ini juga jadi uji coba sebelum pesta sepak bola terbesar. Salah satu yang diuji coba adalah penggunaan teknologi VAR, yang berefek pada bertambahnya tim official pertandingan.

VAR atau Video Assistant Refree ini pertama kali digunakan di laga antara Portugal melawan Meksiko pada 18 Juni 2017 lalu. Teknologi ini berdampak pada dianulirnya gol Luis Nani di babak pertama. 

Keputusan itu diambil wasit Nestor Pitana setelah berkomunikasi dengan tim ofisial. Hasil putar ulang video menunjukkan empat pemain Portugal termasuk Nani, lebih dulu terperangkap offside.

Momen gol Portugal yang dianulir. (MIRROR)

Selain Portugal, Australia dan Chile juga telah rasakan hasil kerja dari teknologi VAR ini. Sehari berselang, Australia harus takluk dari Jerman setelah gol dari Tomi Juric dianulir wasit. Teknologi VAR membuktikan ia hands ball sebelum mencetak gol.

Di laga Chile melawan Kamerun laga harus terhenti sebanyak dua kali, dengan dianuliarnya dua gol Chile. Dua gol tersebut dinyatakan offside setelah wasit lakukan komunikasi dengan tim ofisial yang memantau langsung lewat tayangan ulang.

Pemain Chile protes keputusan wasit. (GOAL)

Meski sudah berfungsi, teknologi VAR ini masih jadi perdebatan. Lambannya komunikasi wasit dan tim ofisial dalam memantau tayang ulang membuat pemain dan pelatih bingung. Selain itu hadirnya teknologi yang mempengaruhi keputusan wasit dapat mengurangi kenaturalan sepak bola.

Sebelum teknologi VAR, Piala Konfederasi juga pernah jadi ajang uji coba teknologi baru dari FIFA. Pada Piala Konfederasi 2013, goal line technology atau teknologi garis gawang pertama kali digunakan diajang ini. Teknologi ini menggunakan 14 kamera dan didukung kecepatan 500 gambar.

Petugas tambahan mengamati tayangan ulang VAR. (EUROSPORT)

Namun pada akhirnya teknologi ini digunakan dan mampu bekerja dengan baik pada Piala Dunia 2014. Salah satunya adalah ketika wasit mengesahkan gol Karim Benzema di laga Perancis melawan Honduras pada 15 Juni 2014. Prancis tetap memenangkan pertandingan 3-0.

MIRROR | GOAL | THE GUARDIAN

2

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments