hero
Ilustrasi kecelakaan di perlintasan sebidang. (ANTARA)

EDITOR : REZA ADITYA

14 Juni 2017, 15:05 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan akan mengalihkan semua perlintasan sebidang kereta api yang ada di ibu kota. Caranya adalah dengan banyak  membangun flyover dan underpass.

"Kami lagi banyak membangun flyover, kami juga lagi banyak membangun underpass," ujar Djarot di Terminal Pulo Gebang, Rabu, 14 Juni 2017. "Maka untuk perlintasan ini bisa kami tutup tapi hanya dengan satu bidang."

Warga melintasi pembatas perlintasan rel kereta api yang ditutup di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan. (ANTARA)

 

Djarot mengatakan pengalihan semua perlintasan sebidang dengan membangun flyover dan underpass itu untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Dia sadar banyak insiden tabrakan antara kereta dan kendaraan yang sedang melintas.

"Terutama di perlintasan yang ramai," ujar dia. "Saya juga mengimbau kepada para pengguna jalan, kalau sudah lintasan itu palang pintunya ditutup jangan diterobos. Ini kan menyangkut masalah perilaku."

Sepeda motor di perlintasan sebidang kereta. (ANTARA)

 

Kasus terbaru kecelakaan kereta menabrak kendaraan di perlintasan sebidang terjadi pada Selasa kemarin. Peristiwa itu dimulai saat sebuah mobil minibus nekat menerobos trek kereta api disusul mobil boks di belakangnya.

Kedua mobil itu mengabaikan palang pintu perlintasan kereta api di kawasan Pasar Gaplok yang sudah tertutup. Akibatnya, Kereta Walahar Ekspres juruan Tanjung Priok-Purwakarta yang sedang melintas menyambar kedua mobil itu.

Kebakaran dan kecelakaan kereta di Senen. (NET/Andri)

 

Meski tertabrak, minibus terlempar keluar dari rel. Nahas mobil boks tak dapat menghindar hingga terseret kereta sejauh 30 meter. 

Percikan api dari tabrakan itu  berubah menjadi si jago merah besar dan melalap salah satu gerbong  kereta. Sopir dan kernet mobil boks tewas di tempat. Beruntung tidak ada korban tewas dari penumpang  kereta tersebut. 

Kereta Walahar Ekspress yang terbakar usai menabrak sebuah mobil boks. (ANTARA)

 

Direktur Keselamatan Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Edi Nursalam sebelumnya juga mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengambil sikap atas insiden itu.

"Sebagai pemilik jalan, pemerintah daerah bisa atau tidak mengamankan perlintasan ini," ujar Edi. "Kalau tidak bisa, kami tidak  mau lagi kereta kami jadi korban dan masyarakat jadi korban berikutnya."

DILLA HANTIKA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments