hero

EDITOR : AULIA RAHMAT

30 Mei 2017, 19:00 WIB

CINA

Analisa terbaru dari Flashpoint, konsultan bisnis kenamaan asal Amerika Serikat, menuding peretas asal Cina berada di belakang serangan virus ransomware WannaCry. 

Dugaan muncul dari bahasa yang digunakan pelaku meminta uang tebusan. 

Flashpoint menulis, penggunaan tata bahasa dan tanda baca yang benar hanya dalam versi Cina. Ini mengindikasikan jika penulis merupakan orang Cina atau fasih berbahasa Cina.

Tata bahasa dan tanda baca yang digunakan pelaku terlihat seperti bahasa Cina. (TELEGRAPH)

Baca Juga:
- Korea Utara di Balik Serangan Malware WannaCry

Peretas menerjemahkan aksinya ke dalam 28 bahasa. Dari seluruh bahasa, hanya pengumuman dalam bahasa Inggris dan bahasa Cina yang terlihat dibikin oleh manusia. Sisanya tampak dilakukan oleh mesin penerjemah. 

Beberapa frasa dalam bahasa Inggris bahkan terlihat janggal. Seperti dilakukan oleh mesin penerjemah Google Translate. Terjemahan aneh terlihat dalam frasa: "But you have not so enough time".

"Pengumuman dalam bahasa Cina dan Inggris nampak ditulis oleh orang-orang yang benar paham bahasa tersebut," ujar Prof Alan Woodward, pakar keamanan siber dari The University of Surrey.

Prof Woodward menambahkan, pelaku peretasan tidak berusaha mengambil uang tebusan yang sudah masuk ke akun Bitcoin. Mereka mengunci rapat-rapat identitas dan profil masing-masing, termasuk jejak di akun-akun virtual.

Tata bahasa dan tanda baca yang digunakan pelaku terlihat seperti bahasa Cina. (ANTARA)

"Mungkin mereka sudah lari ke gunung. Semua sistem kontrol dan perintah yang dikendalikan menggunakan software telah dimatikan," imbuh Woodward 

Virus Ransome WannaCry menginfeksi lebih dari 200 ribu komputer di 150 negara. Ia menyerang website-website milik instansi pemerintah, kesehatan, serta perusahaan-perusahaan swasta. 

Beberapa analisa awal mengatakan, pelaku peretasan berasal dari Korea Utara. Namun, hingga kini kabar tersebut belum terbukti kebenarannya.

Tim gabungan dari Badan Keamanan Inggris (NCA), FBI, dan Europol tengah menginvestigasi siapa dalang dibalik WannaCry.

BBC | FLASH POINT

 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments