hero
Penggalan video bocah berteriak 'Bunuh si Ahok'. (YOUTUBE)

EDITOR : TITO SIANIPAR

27 Mei 2017, 00:05 WIB

INDONESIA

Viralnya video berisi anak-anak yang berteriak 'Bunuh si Ahok' dan 'Gantung Ahok' ketika pawai obor mendapat perhatian banyak pihak. Majelis Ulama Indonesia termasuk yang menyayangkan adanya kejadian seperti itu.

"Saya tidak menduga kok ada anak-anak yang bisa bicara seperti itu. Pasti dia sudah pernah mendengar kata-kata itu," kata Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas, Jumat, 26 Mei 2017. "Mereka meniru apa yang sudah terjadi," imbuh Anwar.

Teriakan tidak pantas oleh anak kecil itu mencuat pasca viralnya video pawai obor. Peristiwa itu diperkirakan terjadi pada Rabu, 24 Mei 2017 lalu ketika sejumlah organisasi massa Islam menggelar pawai obor menyambut bulan Ramadhan.

Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas. (NET/Agus)

Diduga anak-anak tersebut bisa tahu akibat kontestasi dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta antara pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat dengan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Basuki alias Ahok kalah, sekaligus menjadi terpidana penodaan agama.

MUI, kata Anwar, menilai kejadian tadi tidak bisa dianggap sepele. "Saya minta kepada politisi dan pihak yang bertanding supaya memilih kosa kata yang layak. Jangan ada lagi kata-kata seperti itu," ujar dia. "Carilah kata-kata yang enak."

Menurut psikolog anak Elizabeth Santosa, ujaran kebencian semacam itu akan membuat anak-anak jadi intoleran. "Anak-anak merekam memorinya. Jadi itu yang akan dicontohnya. Anak-anak tidak tahu itu salah," kata dia.

Psikolog anak Elizabeth Santosa. (NET/Agus)

Elizabeth menambahkan dalam kasus ini yang harus dimintai pertanggungjawabannya adalah orang tua dan orang dewasa di sekitar si anak. "Tidak bisa orang dewasa cuci tangan membiarkan anak-anaknya seperti itu," ujarnya.

DILLA HANTIKA

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments