hero
Presiden Duterte dan Trump. (REUTERS|TWITTER)

EDITOR : TITO SIANIPAR

25 Mei 2017, 08:10 WIB

KOREA UTARA

Sebuah transkrip pembicaraan tingkat tinggi antara Presiden Amerika Donald Trump dengan Presiden Filipina Rodrigo Duterte bocor ke publik. Dalam perbincangan itu, Trump menyatakan akan menyalakan api di Semenanjung Korea.

"Kami punya banyak senjata berkekuatan api di sana," kata Trump kepada Duterte seperti dikutip dari laman Reuters, Rabu, 24 Mei 2017. "Kami juga kirim dua kapal selam nuklir, yang terbaik di dunia," imbuh Trump.

Dokumen berklasifikasi 'Rahasia' yang bocor tersebut berasal dari Divisi Amerika pada Kementerian Luar Negeri Filipina. Dokumen yang beredar pekan ini berisi transkrip perbincangan antara Trump dan Duterte itu terjadi pada 29 April 2017 lalu. 

Amerika menyasar Kim Jong Un. (REUTERS)

Seorang pejabat administrasi di Gedung Putih mengonfirmasi isi transkrip perbincangan dua pemimpin tersebut kepada wartawan TIME. Selain soal Korea Utara, Trump juga memuji pemberantasan narkotika di Filipina oleh Duterte.

Konflik Semenanjung Korea meninggi pasca pengiriman kapal selam nuklir USS Carl Vinson ke sana. Kapal bawah laut itu bergabung dengan USS Michigan yang sudah berlabuh di Korea Selatan pada April 2017 silam.

USS Michigan yang siaga di Korea. (REUTERS)

Amerika dengan dukungan sekutunya, Korea Selatan dan Jepang, menekan Korea Utara dengan segala cara. Mulai pengerahan kekuatan bersenjata, pembangunan sistem anti misil THAAD di Korea Selatan, hingga di forum Perserikatan Bangsa-bangsa.

Duterte sendiri tampaknya berseberangan dengan sikap Amerika terhadap Korea Utara. Beberapa waktu lalu, Duterte sempat memperingatkan Amerika untuk tidak mempermainkan atau memancing pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong Un.

Pembangunan THAAD yang diprotes warga sipil Korea Selatan. (REUTERS)

"Lelaki itu, Kim Jong-un, benar-benar mengakhiri dunia ini. Itulah mengapa dia sangat bahagia. Dia selalu tersenyum. Dia benar-benar ingin mengakhiri dan membawa semua pihak jatuh bersamanya," kata Duterte. 

REUTERS | EXPRESS | DAILYMAIL

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments