hero

EDITOR : ALFIAN SYAFRIL

22 Mei 2017, 19:00 WIB

BANTEN, INDONESIA

Ratusan calon jemaah umrah yang tak diberangkatkan oleh agen First Travel terlantar di tiga hotel di sekitar Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Jemaah berjumlah sekitar 400 orang. Mereka berasal dari Madura, Jember, dan Sidoarjo.

Salah seorang calon jemaah asal Sidoarjo Mochammad Rahman mengatakan, mereka sudah tertahan selama sepuluh hari.

"Kami di sini dari tanggal 12 Mei. Dijanjikan berangkat 13 Mei. Namun janji itu sama sekali tidak ditepati," kata Rahman di salah satu hotel penampungan, Senin, 22 Mei 2017.

Jemaah tertahan di 3 hotel di sekitar Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. (NET/Dimas)

Calon jemaah, lanjut Rahman, telah berkali-kali menanyakan kepastian berangkat umrah. Bahkan perwakilan jemaah pun telah menyambangi kantor pusat First Travel. Namun, agen perjalanan tersebut hanya menjanjikan tanpa ada kelanjutan.

Lebih dari sepekan di hotel tanpa kepastian, jemaah akhirnya pulang ke daerah masing-masing. "Sudah banyak yang pulang karena dari First Travel sudah tidak mau lagi membiayai hotel. Banyak jemaah yang uangnya habis, sehingga mau gak mau harus pulang," tutur Rahman.

Jemaah lainnya asal Madura, Sugiharto mengatakan, dirinya telah melunasi biaya umrah sejak tahun 2015. Ia telah membayar lunas pembayaran sebesar Rp 16,8 juta rupiah.

First Travel menjanjikan berangkat umrah pada 13 Mei 2017. (NET/Dimas)

"Awal Mei 2015, kami bayar Rp 5 juta untuk buka rekening dan uang muka. Setelah itu bayar lagi Rp 9,3 juta untuk pelunasan," kata Sugiharto.

Setelah pembayaran dan menyelesaikan urusan keberangkatan, jemaah kemudian diberikan jadwal keberangkatan pada 13 Mei 2017. Dalam perjalanannya, jemaah dimintai lagi uang tambahan. "Ada penambahan biaya lagi untuk booking pesawat sebesar Rp 2,5 juta," ujar Sugiharto.

Setelah berhari-hari tanpa kejelasan, lanjut Sugiharto, jemaah kemudian meminta First Travel mengembalikan uang yang telah dibayarkan. Tak sedikit jemaah yang masih menunggu. "Kami yang menunggu memang tidak banyak, tapi mau sampai kapan," kata dia.

First Travel belum memberikan penjelasan soal keberangkatan jemaah. (NET/Dimas)

Selain di kawasan bandara Soetta, calon jemaah umrah juga melakukan protes ke kantor First Travel di Jalan TB. Simatupang, Jakarta Selatan. Ada juga jemaah yang mengadu ke Komisi VIII DPR.

Hingga kini, pihak First Travel masih belum memberikan keterangan soal keberangkatan warga. 

DIMAS ARIF SETIAWAN

5

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments