hero
Peluncuran roket balistik Hwasong-12 Korea Utara. (KNCA/REUTERS)

EDITOR : TITO SIANIPAR

20 Mei 2017, 09:45 WIB

KOREA UTARA

Jika Korea Utara menyerang Amerika, maka Presiden Donald Trump cuma punya waktu untuk berpikir dan mengambil keputusan. Diperkirakan roket Korea Utara bisa mencapai Alaska dan Hawaii di pantai barat Amerika.

"Waktu yang tersedia sangat singkat," kata David Wright, ilmuwan senior sekaligus Wakil Direktur Global Security Program of the Union of Concerned Scientists, Kamis, 19 Mei 2017. 

"Bahkan untuk misil jarak jauh, banyak tahap yang harus dilakukan untuk mendeteksi dan mengetahui apa itu. Akibatnya Presiden Trump mungkin hanya punya 10 menit untuk memutuskan apakah perlu meluncurkan serangan balik," ujar David.

Kesiapan tentara Korea Utara. (KNCA/REUTERS)

Jika diputuskan untuk menyerang balik, maka dibutuhkan waktu 5 menit untuk meluncurkan misil balistik antar benua (ICBMs) dan misil berbasis kapal selam 15 menit. Jika sudah diluncurkan, ingat David, maka peluru-peluru itu tak dapat ditarik kembali.

Dalam uji coba peluncuran misil terakhirnya, Pyongyang mengklaim bahwa roketnya bisa mencapai pantai barat Amerika. Sementara para ilmuwan skeptis atas pengakuan Korea itu, apalagi jika disebut roket itu membawa hulu ledak nuklir.

Uji coba menembak Korea Utara. (KNCA/REUTERS)

Kamis pekan lalu Presiden Trump menyatakan pemerintahannya ingin membuka dialog dengan Korea Utara untuk menyelesaikan krisis nuklir di kawasan itu. Hal itu didukung juga dengan kebijakan presiden baru Korea Selatan Moon Jae-in.

INDEPENDENT | REUTERS | TIME

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments