hero
Polda Metro Jaya menyelidiki penyiraman Novel. (NETZ/Wisnu)

EDITOR : TITO SIANIPAR

19 Mei 2017, 13:50 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Kepolisian Polda Metro Jaya memeriksa Mico Panji Tirtayasa yang diduga sebagai pelaku penyerangan dengan menyiram air keras ke penyidik Komisi Pemberantasa Korupsi Novel Baswedan. Mico punya motif dendam terhadap Novel dan KPK.

"Dia itu saksi yang mengaku pernah dipaksa penyidik KPK untuk mengakui dan menandatangani satu berkas kesaksian yang menyebabkan pamannya dipenjara," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono, Jumat, 19 Mei 2017.

Paman Mico, kata Argo, adalah Muhtar Ependy, tersangka pada kasus suap sengketa pemilihan kepala daerah di Mahkamah Konstitusi. Dalam kasus itu, KPK juga sudah menjerat mantan Ketua MK Akil Mochtar dan divonis penjara seumur hidup.

Muhtar yang ditetapkan KPK sebagai tersangka sejak Maret 2017 silam, juga merupakan narapidana untuk kasus kesaksian palsu dalam persidangan terdakwa Akil Mochtar. Ia divonis 5 tahun penjara. Mico sendiri pernah diperiksa sebagai saksi Muhtar.

Pria yang mengaku Mico Panji Tirtayasa. (YOUTUBE)

Menurut Argo, kejadian-kejadian itu membuat Mico sakit hati dan menyimpan dendam terhadap KPK, termasuk Novel. "Dia merasa benci, makanya dipandang polisi menjadi satu potensi sebagai pelaku," kata Argo.

Selain Mico, penyelidikan polisi juga mengarah kepada Miryam S. Haryani sebagai salah satu pelaku yang juga punya potensi melampiaskan dendam terhadap Novel. Mantan anggota DPR Partai Hanura itu dijadikan tersangka kasus mega korupsi pengadaan e-KTP atau KTP elektronik.

TANIA FRANSISCA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments