hero

EDITOR : AULIA RAHMAT

19 Mei 2017, 15:39 WIB

PERU

Puluhan ribu korban banjir Peru memanfaatkan sambungan internet dari Project Loon, proyek balon udara milik Alphabet, perusahan induk Google.

Dikutip dari BBC, balon berukuran sebesar lapangan tenis meja itu sudah berada di Peru sejak Januari. Saat bencana banjir meluluhlantakan Peru, serta  mengakibatkan 94 orang meninggal dan 700 ribu orang kehilangan tempat tinggal.

Project Loon, berikan korban banjir Peru sambungan internet. (WIKIMEDIA)

Project Loon dikemudikan oleh teknologi Artificial Intelligence (AI). Ia beroperasi di atas tiga kota terdampak banjir, yakni: Lima, Chimbote, dan Piura. 

Balon raksasa itu diterbangkan ke Peru langsung dari pangkalan Amerika Serikat di Puerto Rico. Selama tiga bulan mengudara, Project Loon tercatat sudah menerima dan mengirim data internet sebesar 160 gigabita. Jumlah ini setara dengan 30 juta pesan singkat atau 2 juta email.

"Balon itu ada pada ketinggian 20 kilometer di atas kita. Mereka jauh dari kekacauan (banjir) yang ada di bawah ini," kata Sal Candido, teknisi Project Loon kepada BBC.

Sejauh ini, Project Loon telah melayani sambungan internet di wilayah Peru seluas 40 ribu kilometer persegi. 

BBC | GOOGLE

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments