hero
Presiden Jokowi menyusuri jalan Trans Papua dengan motor trail. (ANTARA)

EDITOR : ALFIAN SYAFRIL

10 Mei 2017, 19:20 WIB

PAPUA, INDONESIA

Presiden Joko Widodo meninjau langsung pembangunan Jalan Trans Papua di Wamena, Kabupaten Jaya Wijaya, Papua. Menggunakan motor trail, presiden menyusuri jalan di Pegunungan Trikora itu.

Dari video di akun Twitter Sekretariat Kabinet, Presiden Jokowi tengah bersiap menaiki motor trail Kawasaki KLX hitam berplat RI 1. Presiden Jokowi memakai helm lengkap dengan pelindung lutut dan siku. Presiden mengenakan jaket berwarna hijau. Di lengan kanan jaket terpasang badge bendera Merah Putih.

Persiapan Presiden Jokowi sebelum menyusuri Jalan Trans Papua. (TWITTER/@setkabgoid)

Aksi Presiden Jokowi itu menarik perhatian netizen. Foto-foto Presiden menjadi viral dan perbincangan di lini masa.

Salah satu foto yang mengundang komentar pengguna media sosial adalah potret Presiden Jokowi dengan Ibu Negara Iriana Joko Widodo yang diabadikan Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden.

Presiden Jokowi berada di atas motor, sementara Ibu Negara Iriana berdiri di sampingnya. Mengenakan baju putih dan syal ungu, Iriana memayungi Presiden Jokowi. Di bawah payung merah marun itu, keduanya tersenyum.

Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo berfoto dengan latar Danau Habema usai meninjau Jalan Trans Papua menggunakan motor trail di Habema, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Rabu, 10 Mei 2017. (ANTARA)

Presiden Jokowi kemudian melaju dengan motor trail didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Presiden Jokowi, seperti dilansir laman Setkab, menjajal jalan di ruas Wamena-Mamugu 1 di Pegungungan Trikora yang tengah dibangun. Presiden berkendara kurang lebih 6 kilometer.

Menurut Presiden Jokowi, dengan menyusuri jalan menggunakan motor, dia dapat merasakan kesulitan yang dialami selama proses pembangunan.

"Kalau naik trail kelihatan jelas kesulitannya. Itu baru naik, coba bayangkan yang membangun. Kita ini kan coba melihat di lapangan," kata presiden, dikutip dari siaran resmi Istana, Rabu, 10 Mei 2017.

Total panjang jalan Trans Papua yang sedang dalam proses pembangunan adalah 4.300 kilometer. (ANTARA)

Medan yang berat diakui presiden menjadi hambatan dan tantangan membangun infrastruktur di Papua. Karena itu, dirinya meminta TNI terlebih dahulu membuka lahan untuk membentuk badan-badan jalan. Setelah terbuka, barulah Kemen-PUPR mengerjakan pengaspalan jalan.

“Saya kira kalau duet seperti ini (Kementerian PUPR dan TNI) ini terus dilakukan akan mempercepat," kata Presiden Jokowi.

Kesulitan pembangunan jalan di Papua, kata dia, karena tanahnya bergunung-gunung tinggi. "Kita lihat medan seperti ini di ketinggian 3.200-an di atas permukaan laut. Sangat tinggi sekali, medannya sangat sulit sekali. Sehingga yang bisa masuk awal hanya TNI, kemudian Kemen-PUPR menyusul,” tambahnya.

Presiden berkendara lebih kurang 6 kilometer. (TWITTER/@setkabgoid)

Adapun jalan yang disusuri adalah jalan di ruas Wamena menuju Kenyam sepanjang 287 km. Diakui presiden, jalan yang teraspal baru 37 kilometer dan bisa dilewati kendaraan roda empat dengan lancar.

Total panjang jalan Trans Papua yang sedang dalam proses pembangunan adalah 4.300 kilometer. Sepanjang 3.800 kilometer telah dibuka.

"Kita harapkan total nantinya tahun 2019 sudah terbuka semuanya. Artinya sudah bisa dilewati tapi mungkin belum aspal,” ujar Presiden Jokowi.

SETKAB

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments