hero
Simeone punya misi ganda di semifinal kedua Champions. (TWITTER/atleti)

EDITOR : TITO SIANIPAR

10 Mei 2017, 17:10 WIB

SPANYOL

Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone punya rentang kepelatihan lebih panjang dari pada rivalnya Zinedine Zidane yang menukangi Real Madrid. Namun Simeone kalah kinclong dibanding Zidane yang sudah mengantongi trofi bersama Madrid.

Simeone sudah menjadi pelatih kepala sejak 2006 bersama klub Argentina, Racing Club. Sementara Zidane baru dua tahun terakhir menjadi pelatih kepala Real Madrid yang merupakan klub pertamanya. Namun Zidane yang bisa dianggap anak bawang mampu mempecundangi Simeone. 

Lihat saja rekor pertemuan kedua pelatih itu. Dari 5 laga Zidane menang 3 kali sementara Simeone hanya menang 1 kali, dan 1 lainnya berakhir imbang. Dari lima partai itu, Cristiano Ronaldo cs melesakkan 8 gol, dan hanya kebobolan 3 gol. 

Simeone memiliki kesempatan untuk memperbaiki rekornya itu pada laga Kamis, 11 Mei 2017 dini hari nanti. Misi itu bisa sejalan dengan mengejar ketertinggalan 3 gol hasil laga pertama semifinal Liga Champions. Dan Simeone tetap percaya timnya bisa melakukan itu.

Atletico saat kalah 0-3 dari Madrid. (REUTERS)

"Kami percaya kepada diri kami dan apa yang kami miliki. Kami tak akan mengganti gaya permainan kami untuk laga besok, kami tahu apa yang bisa kami lakukan," ujarnya. "Saya memiliki kepercayaan penuh kepada skuad saya dan mereka akan bermain baik."

Laga menjamu rival derby itu semakin spesial bagi Atletico karena itu akan menjadi laga Liga Champions terakhir yang digelar di Stadion Vicente Calderon. Musim depan mereka akan berpindah kandang. "Ini adalah laga yang spesial dan semoga jadi spesial bagi semua orang," ujar kapten Atletico Gabi.

Pemain Madrid jelang laga lawan Atletico. (REUTERS)

Real Madrid sudah mewaspadai motivasi berlipat ganda Atletico itu. Zidane menginstruksikan anak asuhnya untuk tetap menggempur gawang Jan Oblak meski unggul 3 gol. "Kami akan mencoba meneruskan rekor gol yang selama ini telah kami raih. Tak akan ada yang berubah soal itu," ujarnya. 

Zidane juga tak menganggap rekor pertemuan bagusnya atas Simeone sebagai keunggulan. Menurut dia, setiap laga akan menawarkan sesuatu yang berbeda. Karena itu mereka harus tetap menunjukan performa terbaiknya. 

Duel derby dua pelatih muda, Simeone dan Zidane. (MARCA)

"Apa pun yang terjadi, anda harus selalu menunjukan kualitas terbaik yang anda miliki. Kami mungkin pernah memenangkan 2 laga final melawan mereka, tetapi itu di masa lalu. Pertandingan besok berbeda," kata Zidane merujuk salah satunya final Liga Champions 2014.

REUTERS | UEFA

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments