hero
Garis polisi di lokasi kebakaran Jatinegara. (NET/Nova)

EDITOR : TITO SIANIPAR

8 Mei 2017, 18:35 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Ibu kota negara tidak menjamin fasilitas dan pelayanan publiknya sudah berjalan dengan baik. Insiden kebakaran di Jatinegara, Jakarta Timur menelan korban empat nyawa karena minimnya akses evakuasi yang bisa mencegah jatuhnya korban.

"Mak Iyam sedang menggoreng peyek, dan keluarga lainnya masih tidur," kata Sulastri, salah seorang tetangga korban, di lokasi kejadian, Senin, 8 Mei 2017. Amira sempat berteriak mengingatkan dan membangunkan tetangganya itu agar menyelamatkan diri.

Bahkan ketika api sudah berkobar, Sulastri juga berusaha menembus api tetapi ditahan oleh warga lainnya karena berbahaya. "Di gang ini kejatuhan kayu yang terbakar, sehingga (mereka) tidak bisa keluar lagi," kata Sulastriyang juga mengalami luka akibat kebakaran itu.

Saksi Sulastri menceritakan kejadian. (NET/Nova)

Kebakaran melahap empat unit rumah petak di Jalan Cipinang Pulo, Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur sekitar pukul 04.00 WIB. Empat orang yang menjadi korban tewas adalah M. Nedi (57 tahun), Siti Maryam (55 tahun), Nadia Anisa (17 tahun), dan Ajis (10 tahun).

Rumah korban tewas kebakaran. (NET/Nova)

Siang harinya, keempat korban itu langsung dimakamkan di TPU Prumpung, Cipinang Besar Utara, Jatinegara. Sementara Ajis yang merupakan cucu Nedi dan Maryam dimakamkan di Depok, Jawa Barat. Kerabat dan teman yang hadir terpukul akibat kepergian mereka.

Kepala Polres Jakarta Timur Komisaris Besar Andry Wibowo mengatakan tragedi ini menjadi pelajaran soal penataan kota ke depannya. "Korban terjebak, tak ada tempat berlari dan terkepung api," kata Andry. "Petugas pemadam juga kesulitan aksesnya."

Gang sempit menyusahkan evakuasi dan penyelamatan. (NET/Nova)

Menurut Andry, sewajarnya disediakan jalur evakuasi yang bisa membuat warga korban kebakaran berlari menghindari api. "Harus ada evaluasi sistem tata kota kita," kata dia. Polisi tetap akan menyelidiki penyebab kebakaran maut tersebut.

NOVA YULHENDRI

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments