hero
Parade militer Korea Utara yang memamerkan rudalnya. (INDEPENDENT)

EDITOR : TITO SIANIPAR

4 Mei 2017, 07:20 WIB

JEPANG

Sebagian warga Jepang cemas akan tingginya eskalasi konflik di kawasan tersebut yang bisa berujung perang semenanjung Korea. Jika perang meletus, warga Jepang dekat Yokota diperkirakan cuma punya waktu 10 menit untuk kabur.

Yokota diduga menjadi salah satu target yang akan diserang Korea Utara ketika perang meletus. Pasalnya di sana terdapat pangkalan udara milik militer Amerika. Diperkirakan Korea Utara akan mengirimkan peluru kendalinya untuk melumpuhkan salah satu basis militer Amerika itu.

"Hampir tidak mungkin bisa menghindar. Kami sudah pasrah," kata Seijiro Kurosawa, pengemudi taksi di Fussa, yang dekat dengan Yokota, kemarin. "Kami tidak memiliki bunker atau tempat penampungan," tambah pria berusia 58 tahun itu. 

Bunker anti nuklir milik pribadi di Jepang. (REUTERS)

Menurut Kurosawa, perusahaan tempat ia bekerja sudah mengimbau agar para supir mengungsi dan meninggalkan saja kendaraannya jika perang pecah. "Mungkin saya akan lari ke pusat perbelanjaan," kata dia. 

Perbincangan soal serangan roket dan kemungkinan mengungsi menjadi topik yang kerap dibahas di Jepang akhir-akhir ini. Di Jepang yang merupakan sekutu Amerika, terdapat setidaknya 50 ribu tentara Amerika yang tersebar di berbagai tempat.

"Apapun yang terjadi, terjadi lah," kata Jumpei Takemiya, warga sekitar Yokota lainnya. Meski pasrah, ia tak yakin Korea Utara akan menyerang Yokota. "Tidak ada peningkatan aktivitas militer di sini. Saya tidak cemas dengan hal itu," tambah pria 34 tahun itu.

Skenario bunker penampungan di London, Inggris. (EXPRESS)

Meski begitu, kecemasan keseluruhan warga Jepang sangat terasa. Laman manajemen krisis pemerintah Jepang dikunjungi lebih dari sejuta kali selama April 2017. Padahal di bulan Maret 2017, laman itu hanya dikunjungi sepuluh ribu kali. Warga umumnya mencari tahu rencana darurat soal pengungsian.

Di Iwakuni yang ada di Barat Daya Jepang, warga mulai gelisah dan menanyakan apa yang harus dilakukan jika serangan roket terjadi. Di Iwakuni ada pangkalan udara milik korps marinir Amerika. "Kami menyajikan skenario evakuasi," kata Yuji Yamaguchi, petugas emergency Iwakuni.

Uji coba senjata Korea Utara. (INDEPENDENT)

Menurut Yuji, berdasarkan perhitungan diperkirakan butuh 10 menit bagi roket Korea Utara sampai di Jepang. Ia berharap bisa memprediksi lintasan roket dan mengeluarkan peringatan bagi warga sebelum roket menjangkau mereka. "Akan susah tanpa informasi seperti itu," kata dia.

INDEPENDENT | REUTERS | EXPRESS

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments