hero

EDITOR : AULIA RAHMAT

27 April 2017, 09:00 WIB

AMERIKA SERIKAT

Sergey Brin, Pendiri Google sekaligus Presiden Alphabet, diam-diam membangun sebuah balon udara raksasa di NASA Ames Research Center, Silicon Valley, California.

Tidak jelas tujuan pembuatan balon udara raksasa. Apakah untuk kepentingan bisnis atau hanya untuk hobi Brin semata.

Sergey Brin, pendiri Google sekaligus Presiden Alphabet. (BUSINESS INSIDER)

Dilansir Bloomberg, Selasa, 25 April 2017, tak ada yang ingin dilakukan Alphabet terhadap balon udara yang dahulu digunakan Jerman pada Perang Dunia Pertama itu.

Yang pasti, Planetary Ventures, anak usaha Google, telah mengakuisisi manajemen NASA Amas Hanggar pada 2015.

Ini adalah berita sensaional Google kedua pada minggu ini. Seminggu yang lalu, Kitty Hawk, usaha rintisan Larry Page (pendiri Google)mengungkap rencananya membuat mobil terbang yang akan diluncurkan akhir tahun 2017.

BUSINESS INSIDER | BLOOMBERG

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments