hero
17 tahanan Polres Malang kabur, 4 orang ditangkap. (NET/Tutus)

EDITOR : ALFIAN SYAFRIL

20 April 2017, 19:45 WIB

KAB. MALANG, INDONESIA

Polda Jawa Timur mengerahkan 460 personel untuk memburu  kaburnya 13 tahanan Polres Malang. Kepala Bidang Humas Polda Jatim, Komisaris Besar Barung Mangera mengultimatum para tahanan untuk menyerahkan diri hingga pukul 12.00, Jumat, 21 April 2017.

"Kita tegaskan akan melakukan tindakan melumpuhkan yang bersangkutan kalau tidak menyerahkan diri," kata Barung, Kamis, 20 April 2017.

Suasana ruang tahanan Polres Malang. (NET/Tutus)

Barung juga mengimbau saudara, teman atau sanak keluarga yang mengetahui lokasi persembunyian tahanan untuk melapor ke polisi. "Pihak yang menyembunyikan akan dikenakan hukum yang berlaku," tegasnya.

Dari 17 tahanan kabur, empat orang telah ditangkap polisi, Rabu malam, 19 April 2017. "Kita sudah dapat empat, tinggal 13 lainnya," ujar Barung.

Tahanan yang ditangkap adalah Edi Mustofa, 32 tahun, tahanan kasus asusila. Dia ditangkap di kawasan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Sebelum Edi, tiga tahanan lain yang dibekuk kembali adalah Abdul Rohman, 29 tahun, tahanan kasus narkoba; Burhanuddin, 27 tahun, dan Nurhadi, 34 tahun. Keduanya, tahanan kasus narkoba. Polisi menembak kaki ketiga tahanan karena melawan saat ditangkap.

Salah satu tahanan yang ditangkap. (NET/Tutus)

Menurut Kapolres Malang, AKBY Yade Setiawan Ujung, Abdul Rohman ditangkap di dekat rumahnya di Jalan Gajayana Desa Putatlor, Kecamatan Gondanglegi. "Dia ditangkap saat masih berputar-putar mengarah ke beberapa tempat," jelas Yade.

Burhanudin dan Nurhadi, lanjut Yade, ditangkap di kawasan Jalan Tenaga, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Ketiganya berencana ke Bali.

Pasca tahanan kabur, Wakapolres Malang Kompol Deky Hermansyah mengatakan akan memindahkan 44 orang tahanan Polres Malang ke lembaga pemasyarakatan. Sebagian dipindah ke Lapas Klas I Malang, selebihnya ke Lapas Wanita Klas II A Malang. Semuanya berstatus tahanan titipan.

Tahanan Polres Malang dipindahkan ke lapas. (NET/Tutus)

Deky menilai salah satu faktor tahanan kabur karena jumlah tahanan melebihi daya tampung ruang. Ada 101 orang yang mengisi ruang tahanan. Sedangkan daya tampung maksimal hanya 60 orang.

Belasan tahanan kabur dari Mapolres Malang pada Rabu dini hari. Mereka kabur dengan cara menjebol atap ruang kamar mandi dan melompati tembok pagar setinggi 7 meter.

Tiga belas tahanan yang masih kabur adalah Khusnul Muhajir, Bendot, Tomi Aji, Fahrul Agus Mustofa, Ali Wava, Kharisma Ramdhani, Rusdy Adi, M. Faris, Slamet Arifin, Suwiyadi, Muhamad Nawir, Iwan Junaidi, dan Amad Naimul Khafidin.

YUDHA WARDANA | TUTUS SUGIARTO

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments