hero

EDITOR : ALFIAN SYAFRIL

20 April 2017, 21:30 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan akan berbicara dengan pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno tentang proyek reklamasi di pantai Utara Jakarta.

Keinginan Luhut itu terkait janji Anies-Sandi yang akan menghentikan proyek reklamasi. Luhut menilai pasangan yang memenangi hasil hitung cepat Pilkada Jakarta versi beberapa lembaga survei itu belum memahami reklamasi.

"Nanti disampaikan, dilihat. Tentu harus dengan baik-baik dijelaskan. Mungkin Pak Anies belum punya data yang banyak," kata Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 20 April 2017.

Menko bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis, 20 April 2017. (NET/Yusuf)

Luhut menjelaskan jika Anies-Sandi telah membaca seluruh data reklamasi, maka pasangan itu akan memahami tujuan proyek tersebut. "Saya kira setelah lihat datanya dari hasil penelitian tentu akan datang dengan pikiran lebih  jernih," sambung Luhut.

Menurut Luhut, mega proyek itu untuk kepentingan Jakarta dan nasional.

"Kita bicara untuk  kepentingan nasional, untuk kepentingan Jakarta. Di mana penurunan kota Jakarta setiap tahun bisa 17,5 hingga 23 cm di beberapa tempat," ujar Luhut.

Ilustrasi reklamasi.

Pertengahan September 2016 lalu, Luhut memastikan proyek reklamasi dilanjutkan. Menurutnya ada tiga faktor untuk melanjutkan proyek, yaitu penurunan tanah, sumber air tambahan, dan tanggul raksasa yang dapat menahan luapan air laut.

Sementara dalam debat putaran kedua Pilkada DKI 12 April lalu, Anies menolak reklamasi karena berdampak buruk pada nelayan dan lingkungan. Penjelasan Anies disampaikan saat menjawab pertanyaan warga yang hadir di debat, terkait kehidupan nelayan di Teluk Jakarta.

Anies Baswedan (kedua kanan) dan Sandiaga Uno (kanan) di DPP Partai Gerindra, Jakarta, Rabu, 19 April 2017. (ANTARA) 

Sebelumnya 18 Maret 2017, Sandiaga Uno mengomentari keputusan majelis hakim Pengadilan Negeri Tata Usaha Negara yang mencabut izin reklamasi Pulau K, F dan I. Menurut Sandi, putusan PTUN adalah kemenangan warga Jakarta. Sandi menambahkan, jika reklamasi dihentikan, ia akan mengajak masyarakat dan pengembang untuk berembuk.

LUCY OLOAN | NADIA SOEKARNO | AZ ZAHRA

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments