hero
Kiper legendaris Italia Buffon. (TWITTER/gianluigibuffon)

EDITOR : TITO SIANIPAR

20 April 2017, 15:40 WIB

SPANYOL

Gianluigi Buffon langsung mengepalkan kedua tangannya seusai wasit Bjorn Kuipers meniupkan peluit tanda berakhirnya laga perempat final Liga Champions, Kamis, 20 April 2017. Buffon punya dua sukses akan kepalannya.

Pertama berhasil mempertahankan gawangnya perawan dari gempuran trio paling menakutkan di dunia; Messi, Suarez, dan Neymar. Sekaligus membawa Juventus menyingkirkan Barcelona lewat skor 0-0 dan agregat 3-0.

Namun bagi Buffon laga itu bukan sekedar kalah menang atau lolos tidak. Laga itu merupakan pelipur luka yang telah dirasakannya selama 2 tahun terakhir. Barcelona membuat Buffon gagal meraih gelar Liga Champions untuk pertama kalinya dua tahun lalu setelah Lionel Messi cs menekuk Juventus 3-1 di babak final di Berlin, Jerman.

Buffon di laga lawan Barcelona. (TWITTER/juventusfc)

Gelar Liga Champions merupakan satu-satunya gelar yang belum pernah dirasakan oleh penjaga gawang berusia 39 tahun itu. Sebagai pesepak bola, koleksi trofi Buffon bisa dianggap telah komplit. 

Di liga domestik, kedigdayaan Juventus dan Buffon tentu tak perlu lagi diragukan. Dia juga pernah meraih gelar Liga Eropa ketika masih berseragam Parma. Di level internasional dia pernah membawa Italia merebut Piala Dunia 2006 lalu. 

Karena itu dia mengaku sangat penasaran untuk merebut gelar Liga Champions. Maklum, di penghujung karirnya Buffon ingin mengangkat trofi kompetisi antar klub tertinggi di Eropa itu. 

Buffon bersama timnas Italia saat juara dunia. (REUTERS)

"Ini adalah tantangan yang sangat besar bagi saya setiap tahunnya," ujar Buffon.  "Pada awal musim kami selalu menetapkan target. Saya kira hal itu penting jika Anda ingin yang terbaik bagi diri anda dan terus memperbaiki diri," lanjutnya. 

Tebalnya tembok pertahanan Juventus membantu Buffon di depan gawang. Itu membuat para pemain Barcelona kesulitan menusuk hingga berhadapan langsung dengan pria kelahiran kota kecil Carrara, Italia itu. Dari dua pertemuan, trio MSN tak mampu membobol Juventus.

Buffon dan kawan-kawan merupakan satu-satunya tim yang  sukses membuat Barcelona tak mencetak gol di kandang sendiri di Liga Champions musim ini. Padahal pada 4 laga sebelumnya Barcelona total berhasil menyarangkan 21 gol.

Buffon yang hampir 40 tahun. (TWITTER/gianluigibuffon)

"Nyaris tak pernah terdengar Barcelona gagal mencetak gol dalam dua laga. Para pemain perlu menyaadari bahwa mereka dapat melakukan dengan baik," kata pelatih Massimiliano Allegri.

Soal peluang Buffon memenangkan Liga Champions musim ini, rivalnya bek Barcelona Gerard Pique punya pandangan. "Juventus adalah tim yang hebat dan mereka tim yang lebih baik dari kami. Saya percaya mereka bisa memenangkan Liga Champions," kata Pique.

EUROSPORT | UEFA | INDEPENDENT

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments