hero
Presiden Amerika Donald Trump. (REUTERS)

EDITOR : TITO SIANIPAR

19 April 2017, 15:50 WIB

INDONESIA

Diperintahkan untuk menuju Korea Utara, kapal induk Amerika USS Carl Vinson justru tersasar di Selat Sunda, Indonesia. Terjadi kesalahpahaman antara militer dengan perintah Presiden Donald Trump.

"Sekarang kapal itu sudah bergerak ke utara menuju Pasifik Barat," kata Dana White, juru bicara Pentagon, markas militer Amerika, Selasa, 18 April 2017.

Kapal induk bertenaga nuklir itu sejatinya diperintahkan Presiden Trump untuk mendekati Korea Utara pada 9 April 2017 lalu. Pada 11 April 2017, Sekretaris Pertahanan James Mattis mengatakan butuh waktu sepekan menuju sana.

USS Carl Vinson di Selat Sunda. (US NAVY)

Namun pada 15 April 2017, kapal induk itu terlihat berada di Selat Sunda, Indonesia. Amerika kemudian segera mengoreksi tujuan kapal itu. Dan pada 16 hingga 18 April 2017, kapal bergerak ke Samudera Hindia.

Menurut Mattis, terjadi kesalahpahaman di pihak militer dalam menerjemahkan perintah. Pasalnya kapal itu sebelumnya sudah punya rencana menggelar latihan bersama Australia.

Keberadaannya di Selat Sunda karena kapal hendak menuju Fremantle, Australia menggelar latihan. Belakangan latihan gabungan tersebut dibatalkan dan kapal kini mendekat ke Korea Utara.

Kawanan kapal perang bersama USS Carl Vinson. (TELEGRAPH)

Kapal induk itu memuat 97 ribu ton barang, termasuk 60 lebih pesawat tempur, peluru kendali perusak, dan sebagainya. Turut juga beberapa kapal perang lainnya USS Wayne E. Meyer, SS Michael Murphy, dan USS Lake Champlain.

CNN | NEW YORK TIMES | THE TELEGRAPH

2

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments