EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

14 April 2017, 05:05 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Oh hip hip hura hura…

Aku suka dia…

Aku jatuh cinta…

Sungguh suka dia…

Sungguh cinta dia…

Hip hip hura hura...

Sepenggal lirik lagu ‘Hip-hip Hura’ milik Chrisye dengan apik dilantunkan oleh lima anak muda ini. Mereka adalah Milliams Putra Mandalele, Yobel Dusu, Febrian Jenetrius Naben, Pheter David Christensen Tindolo dan Gian Gratcio Lala.

Mereka bukan penyanyi atau group vokal jebolan ajang berbakat. Bukan pula anak selebriti, tapi kelimanya terkenal karena rekaman videonya saat latihan tersebar luas di dunia maya dan viral.

Dalam video tersebut remaja asli Pendolo, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah ini tampil sederhana. Hanya memakai kaos dan celana pendek. Bahkan sandal atau sepatu juga tidak mereka kenakan. Bermodal gitar dan ketipung mereka beraksi di depan guru pembimbingnya.

Alunan pembagian suaranya yang harmonis, ditambah dengan gerakan yang sedikit lucu mampu menarik banyak orang yang melihatnya. Usut punya usut mereka adalah group vokal bernama Spensa Boys.

Video tersebut ternyata dibuat pada Januari 2013 lalu dan pertama kali di-posting di Facebook pada tahun 2014. Video berdurasi sekitar 3 menit 22 detik kemudian kembali di-posting pada 14 Maret 2017.

Nama Spensa diambil dari singkatan nama sekolah mereka, SMP Negeri 1 Pamona yang terletak di tepi Danau Poso. Video saat latihan itu dibuat sebelum mengikuti kompetisi Festival Lomba Seni Siswa Nasional. Beruntung mereka berhasil meraih juara 2.

Video ini menarik perhatian Glenn Fredly, yang berniat untuk bertemu dan menjadi produser bagi mereka. Keinginan tersebut terbuka, karena pada akhirnya Glenn berhasil bertemu.

“Akhirnya saya bertemu dengan anak-anak berbakat dari POSO ini..Dari kiri Febrian,David,William,Gian,Yobel..Mereka Spensa Boys..” tulus Glenn dalam akun Instagramnya @glenfredly309.

Empat tahun berlalu, sebelum video ini tersebar luas dan nama Spensa dikenal. Kelima pemuda ini ternyata telah punya jalan hidup masing-masing. Ada yang memilih melanjutkan sekolah di Poso, Makassar dan Manado.

Di balik nama Spensa Boys ternyata ada sosok yang sangat berperan. Ia adalah Derlina Simuru, guru pembimbing yang mengarahkan hingga mengaransemen lagu. Menariknya Derlina bukanlah guru mata pelajaran Seni melainkan Biologi.

MOCHAMAD SYAEFUDIN | BERBAGAI SUMBER

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments