hero

EDITOR : MATHILDA RINALDI

25 Maret 2017, 16:00 WIB

INGGRIS

Berniat untuk mengingatkan banyak orang akan pentingnya safety riding, seorang ibu bernama Sukhi Atwal memberanikan diri untuk menyebarkan rekaman CCTV kecelakaan mobil yang merenggut jiwa buah hatinya.
 
Keputusan Sukhi ini dimaksudkan untuk memberitahu betapa bahayanya jika tidak mengenakan sabuk pengaman. Dimana hal tersebut yang menyebabkan kematian anaknya, Amar.
 
Tepat pada Mei 2015, saat Amar masih berumur 12 tahun, ia terlempar dari mobil dan meninggal dua hari kemudian di Rumah Sakit Anak Birmingham, Inggris.

Kecelakaan tersebut terjadi ketika sopir taksi Nadeem Hussain, mengabaikan aturan berkendara yang baik di persimpangan. Hal ini membuat Hussain mendapatkan hukuman penjara selama enam tahun karena perilaku mengemudinya yang sembarangan tersebut.
 
Seperti yang dikutip dari Metro, 17 Maret 2017 Sukhi mengatakan, "Kami tidak akan pernah lupa akan hilangnya Amar. Dia anak yang pandai, cerdas, dan periang."

Sukhi Atwal dan putranya (alm) Amar. (Metro)

"Dia adalah korban yang tidak bersalah dari kecelakaan itu. Jika ia mengenakan sabuk pengaman, Amar bisa selamat. Setidaknya, itu akan memberinya kesempatan untuk tetap hidup." tambah Sukhi.
 
Niat baik Sukhi ini juga turut membuat dirinya ingin bergabung dengan Kepolisian West Midlands, agar saat dirinya bertugas di sebuah pos pemeriksaan, ia dapat mendesak para pengemudi untuk memastikan semua orang di dalam mobil sudah mengenakan sabuk pengaman.
 
Salah satu Polisi West Midlands Clive Broadhurst turut iba dengan kejadian yang menimpa Sukhi dan keluarga. Bahkan ia juga ingin membantu menyadarkan banyak orang akan pentingnya menggunakan sabuk pengaman dengan membuat seminar di sekolah-sekolah.
 
"Saya secara teratur pergi ke sekolah-sekolah untuk memberikan saran keselamatan dan mendesak para murid agar mau memakai sabuk pengaman," kata Clive.
 
"Hal ini dapat mencegah cedera serius atau bahkan menyelamatkan hidup anda." tambahnya.
 
Keberanian Sukhi untuk berbagi pengalaman atas kejadian yang menimpa anaknya ini  diharapkan dapat menyadarkan banyak orang bahwa memakai sabuk pengaman sangatlah penting. Sukhi tidak ingin ada keluarga lain yang harus kehilangan orang tercinta seperti dirinya.
 
"Kita tidak akan pernah bisa mendapatkan Amar kembali, tetapi aku hanya ingin mendorong banyak orang baik muda atau tua untuk berkendara seaman mungkin, karena mereka tidak perlu merasakan seperti yang saya rasakan." jelas Sukhi.

METRO.UK

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments