hero
Khalid Masood terbaring setelah ditembak polisi atas ulahnya meneror London. (CBC)

EDITOR : REZA ADITYA

24 Maret 2017, 14:00 WIB

INGGRIS

Kepolisian Inggris melansir pelaku teror di Jembatan Westminster dan Gedung Parlemen. Nama penggentar yang membuat panik seisi kota London itu adalah Khalid Masood.

"Dia masuk Islam pada saat di penjara dan tercatat memiliki rekam jejak kriminal kekerasan beberapa tahun lalu," demikian pernyataan Metropolitian Police Service, seperti dilansir Independent, Jumat, 24 Maret 2017.

Mobil Hyundai yang dikemudikan pelaku teror London. (DAILY STAR)

 

Masood lahir di Darford, Kent, Inggris, 52 tahun yang lalu. Dia terlahir dengan nama Adrian Elms. Kehidupan sebelumnya berjalan normal, sampai pada tahun 1983 dia didakwa kasus pemukulan terhadap seseorang.

Pada saat itu, dia terlibat cekcok bernada rasial dengan seseorang di negaranya. Masood yang tak bisa mengendalikan emosinya kemudian langsung memukul pria itu. Dia dijebloskan ke penjara meski tidak lama.

Kemudian pada tahun 2003, Masood kembali berulah. Dia menusuk seorang pria dengan pisau belati. Akibatnya, dia kembali menghuni salah satu lembaga pemasyarakatan di Inggris.

Polisi melumpuhkan Khalid Masood usai melancarkan aksinya. (NY DAILY NEWS)

 

Selama berada di tahanan itu, polisi menduga Masood dicekoki paham radikal oleh seseorang narapidana. Meskipun dia tidak memiliki hubungan dengan jaringan teroris lain, aparat menduga Masood melakukan aksinya atas inisiatifnya sendiri.

Masood dibesarkan East Sussex. Beranjak dewasa, dia hijrah ke London Timur dan menikah dengan Rohey Hyadara. London Timur dikenal sebagai daerah yang paling banyak ditempati umat Islam.

Polisi Inggris yang masih berjaga di sekitar Kompleks Parlemen pascateror. (JP)

Sebelum melancarkan aksinya, Masood menyewa sebuah apartemen di Birmingham bersama istri dan anak-anaknya. Dia juga kemudian menyewa sebuah mobil jenis sport utility vehicle (SUV) berjenama Hyundai Tucson.

Mobil itu yang kemudian digunakanya untuk menabrak pejalan kaki di Jembatan Westminster dan meneror Gedung Parlemen. Masood tewas ditembak polisi di lokasi kejadian.

Akibat ulahnya itu, lima orang tewas. Rinciannya satu pelaku, satu petugas polisi, dan tiga warga. Sebanyak 29 orang lainnya mengalami luka-luka.

INDEPENDENT

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments