hero
Rekaman CCTV mengungkap pembunuhan Kim Jong-nam. (STRAITS TIMES)

EDITOR : REZA ADITYA

20 Maret 2017, 18:35 WIB

MALAYSIA

Kepolisian Diraja Malaysia segera mengumumkan calon tersangka baru terkait pembunuhan Kim Jong-nam, abang tiri pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong-un. Tersangka anyar ini merupakan orang penting dalam kasus kematian Jong-nam.

"Kami telah menargetkan individu, termasuk warga negara Korea Utara yang terlibat dalam pembunuhan ini," kata Kepala Polisi Diraja Malaysia Khalid Abu Bakar, di kantornya, Senin, 20 Maret 2017. "Saya tidak ingin mengungkapkan dulu identitas mereka."

Pengungkapan calon tersangka baru ini setelah tim digital forensik kepolisian mengamati rekaman closed circuit television di Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur. Dalam rekaman itu, terlihat ada wajah baru yang diduga mengawasi jalannya eksekusi.

Jong-nam tewas. (DAILYMAIL)

 

Polisi belum mau mengungkap identitasnya. Namun menurut laporan dari media New Straits Times, pria itu adalah Chang Nam Un. Chang menurut laporan itu disebut bertugas memastikan nyawa Jong-nam tewas setelah disemprot cairan oleh dua wanita.

Dua wanita yang dimaksud adalah Siti Aisyah, warga negara Indonsia; dan Doan Thi Huong, warga Vietnam. Setelah Siti dan Doan menuntaskan tugasnya, salah satu dari mereka terlihat menghampiri Chang sambil mengangkat tangan.

Chang kemudian memberikan respons yang sama dan mengubah arah jalannya serta bertemu pelaku lain. Polisi Malaysia berencana mengumumkan calon tersangka baru ini secepatnya.

Dalam kasus kematian Jong-nam ini, polisi menetapkan empat tersangka. Selain Siti dan Doan, mereka adalah Muhammad Farid Jalaludin, warga negara Malaysia; dan Ri Jong-chol, warga negara Korea Utara.

Polisi belakangan membebaskan Jong-chol dan mendeportasinya ke Negeri Juche. Sedangkan Farid kini nasibnya belum diketahui dan masih berada dalam penanganan polisi.

Adapun Siti dan Doan perkara mereka telah masuk pengadilan dan sudah menjalani sidang perdana. Keduanya terancam hukuman mati atas dugaan pembunuhan.

Tujuh warga negara Korea Utara yang diduga terlibat dalam kasus ini statusnya masih buron. Diduga empat di antaranya telah kembali ke Pyongyang. Sisanya, tiga orang lagi masih bersembunyi di Kuala Lumpur.

REUTERS | STRAITS TIMES

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments