hero
Suasana sidang dakwaan korupsi e-KTP. (NET/Husni)

EDITOR : TITO SIANIPAR

9 Maret 2017, 18:10 WIB

INDONESIA

Polemik soal boleh atau tidaknya siaran langsung dari sidang kasus korupsi e-KTP atau KTP elektronik masih berkembang. Alasan pengadilan melarang karena menyamakannya dengan sidang pembunuhan oleh Jessica Kumala Wongso.

"Pelaksanaan penyiaran langsung kasus Jessica sudah dievaluasi, dan hasilnya PN Jakarta Pusat memandang penyiaran langsung menimbulkan kegaduhan di ruang sidang dan masyarakat," kata Humas PN Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat Yohanes Priyana, Kamis, 9 Maret 2017.

Sifat sidang yang terbuka untuk umum, kata Yohanes, harus ditafsirkan terbuka sebatas ruang sidang yang dapat dilihat umum. "Bukan berarti kejadian dalam persidangan dapat dibawa keluar oleh media," ujarnya.

Humas PN Tipikor Yohanes Priyana. (NET)

"Penyiaran secara langsung dapat membentuk opini publik sebelum adanya putusan pengadilan. Opini publik itu berpotensi mengganggu independensi hakim," kata Yohanes.

Sidang perdana kasus korupsi e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto berlangsung selama 2,5 jam. Sejumlah pihak menuntut pengadilan memperbolehkan siaran langsung dari dalam ruang sidang.

Pasalnya kasus korupsi e-KTP berbeda dengan pidana lainnya, apalagi pembunuhan. Mega korupsi e-KTP yang merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun dinilai menyangkut hajat hidup orang banyak.

Terdakwa Irman dan Sugiharto di ruang sidang. (ANTARA)

"Ini menyangkut hak seluruh warga negara. Sampai saat ini jutaan orang belum mendapatkan haknya," kata Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo. "Kebijakan ini dikorupsi anggarannya oleh beberapa pejabat," imbuh dia.

Selain Dewan Pers, Komisi Penyiaran Indonesia juga mendorong siaran langsung diperbolehkan dari sidang korupsi e-KTP. Jika kasus korupsi disiarkan secara langsung tidak melanggar pedoman penyiaran.

NADIA SAGARA | ANDRI PRASETYO

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments