hero
Kim Han-sol. (ALJAZEERA)

EDITOR : REZA ADITYA

8 Maret 2017, 18:20 WIB

KOREA UTARA

Seorang pria yang mengaku Kim Han-sol, putra sulung Kim Jong-nam, muncul di situs video YouTube. Dalam video itu, dia mengaku sedang berada dalam sebuah tempat bersama ibu dan adik perempuannya.

"Nama saya Kim Han-sol, dan berasal dari Korea Utara," ujar pria itu, Rabu, 8 Maret 2017. "Ayah saya dibunuh beberapa waktu lalu. Saya sekarang bersama ibu dan saudara perempuan. Kami berharap ini semua akan menjadi lebih baik."

Dia kemudian menunjukkan paspor sebagai bukti identitasnya. Sayangnya, dalam video itu, bagian personalitas pria itu dihitamkan. Sejumlah pernyataannya juga disensor.

 

Video itu diunggah oleh Cheollima Civil Defense,  lembaga bentukan sejumlah negara dan bertugas menyelamatkan warga Korea Utara di luar negeri, termasuk keluarga Jong-nam. Sejumlah negara yang dimaksud adalah Belanda, Cina, dan Amerika Serikat.

"Tiga anggota keluarga bertemu secara bersamaan dan dengan cepat kami pindahkan ke tempat yang aman," demikian pernyataan Cheollima Civil Defense. "Demi memberikan perlindungan kepada mereka."

Ini merupakan pertama kalinya Han-sol muncul di media. Salah satu jejak yang ada di internet adalah wawancara mantan Menteri Pertahanan Finlandia  Elisabeth Rehn dengan Han-sol pada 2012.

Belum diketahui motif Han-sol membuat video rekaman dan diunggah ke YouTube untuk tujuan apa. Dalam gambar bergerak itu, pria berusia 21 tahun itu hanya menyampaikan sedikit pesan terkait kematian ayahnya.

REUTERS

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments