hero
Tersangka pembunuhan Kim Jong Nam, warga Korea Utara Ri Jong Chol, meninggalkan kantor polisi Sepang untuk dideportasi. (ANTARA)

EDITOR : OCTOBRYAN

3 Maret 2017, 13:05 WIB

MALAYSIA

Kasus pembunuhan Kim Jong-nam, saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un makin meningkatkan ketegangan antara Malaysia dan Korea Utara.

Delegasi Korea Utara yang dipimpin oleh mantan wakil duta besarnya untuk Persatuan Bangsa-bangsa, Ri Tong-il mengatakan bahwa Kim Jong-nam yang bernama Kim Chol dalam paspornya meninggal karena serangan jantung.

Polisi Malaysia berjaga di depan ruang otopsi jasad Kim Jong-nam. (REUTERS)

"Dia tidak boleh bepergian tanpa obat sakit jantung, diabetes, dan darah tinggi," ucap Ri seperti dilansir Reuters, Kamis, 2 Maret 2017.

Ri juga mengatakan, sample racun VX yang dituduhkan Malaysia untuk membunuh Jong-nam harus segera dikirimkan ke Organisasi Pelarangan Senjata Kimia.

"Jika memang VX yang digunakan, sample itu harus segera diperiksa," tambah Ri.

Petugas Kepolisian Malaysia berjaga di depan Kedutaan Besar Korea Utara. (ANTARA)

Penyebab kematian Jong-nam, lanjut Ri, kerap berubah-ubah. Malaysia sendiri sempat menyebut Kim tewas akibat serangan jantung saat kasus tersebut terjadi pada 13 Febuari 2017.

Namun tiga hari kemudian, Malaysia menyebutkan bahwa abang tiri Kim Jong-un tersebut tewas akibat racun ikan fugu, dan keterangan ini berubah lagi menjadi VX sepekan lalu setelah Malaysia menggelar otopsi kedua.

Ri Jong-Chol dibebaskan kepolisian Malaysia. (REUTERS)

Ditempat terpisah, kepolisian Malaysia membebaskan satu dari empat tersangka pembunuh Kim Jong-nam. Pria yang diketahui bernama Ri Jong-Chol itu segera dideportasi ke Korea Utara.

Jaksa Agung Malaysia Mohamed Apandi Ali menyatakan Jong-Chol dibebaskan dari tahanan setelah masa penahanannya berakhir hari ini. Dia juga tidak dijerat dakwaan pidana terkait kasus Jong-Nam, karena tidak ada bukti kuat. 

"Dia tidak akan didakwa di sini karena tidak cukup bukti untuk melawannya," ucap Apandi.

Warga negara Korea Utara Jae Nam, Hong Song Hac dan Ri Ji Hyun diduga terlibat pembunuhan Kim Jong-nam. (REUTERS)

Kepolisian Malaysia menangkap Jong-Chol di sebuah apartemen di Jalan Kuchai Lama, Kuala Lumpur, pada 17 Februari lalu. 

Dia diyakini memiliki peran dalam upaya pelarian empat warga Korea Utara saat Jong-nam terbunuh di Bandara Internasional Kuala Lumpur. Keempatnya diyakini kini sudah kembali ke Pyongyang.

Sementara itu, hasil otopsi kepolisian Malaysia menyebutkan, Jong-nam tewas akibat racun VX yang ditemukan di wajah dan mata Jong-nam. Racun tersebut lebih kuat dari racun sianida dan dilarang penggunaannya oleh PBB.

REUTERS | THE STAR

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments