hero
Kapal HMAS Maryborough-95 milik Angkatan Laut Australia tiba di Jakarta. (Indonesia.embassy.gov.au)

EDITOR : OCTOBRYAN

2 Maret 2017, 16:15 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Kapal Perang Angkatan Laut Australia HMAS Maryborough-95 tiba di Jakarta dan berlabuh di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) II Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kedatangan kapal perang jenis patrol dengan 29 kru tersebut disambut langsung oleh Asisten Intelijen Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut III Jakarta Kolonel Jose Aldino.

Kapal Perang Angkatan Laut Australia HMAS Maryborough-95 tiba di Jakarta. (Indonesia.embassy.gov.au)

Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson mengatakan kunjungan kapal yang dikomandani oleh Kapten Thomas Mobbs tersebut merupakan bagian dari serangkaian program latihan.

"Angkatan Laut Australia dan Indonesia selalu memiliki hubungan yang sangat dekat," kata Grigson dalam keterangan pers yang diterima NET.Z, Kamis, 2 Maret 2017.

Kapal HMAS Maryborough-95 tiba di Indonesia dalam rangkaian program latihan. (Indonesia.embassy.gov.au)

Misi latihan, lanjut Grigson, merupakan tindak lanjut kesepakatan kerjasama kedua negara dalam bidang maritim yang digagas Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull pekan lalu.

"Australia dan Indonesia memiliki warisan maritim dan kunjungan semacam ini memainkan peranan penting dalam menjaga hubungan kedua negara," tambahnya.

Anggota TNI Angkatan Laut RI berbincang dengan kru kapal Australia. (Indonesia.embassy.gov.au) 

Setelah berlabuh di Tanjung Priok, kapal buatan tahun 2006 itu akan menuju Selat Sunda. Di sana, mereka akan mengheningkan cipta bagi 681 pelaut yang berada di Kapal HMAS Perth, yang ditenggelamkan Jepang pada Perang Dunia II.

HMAS Maryborough-95 merupakan kapal buatan industri militer Australia yang memiliki panjang 56,8 meter dan lebar 9,7 meter. 

Kapal HMAS Maryborough-95 digunakan Angkatan Laut Australia untuk mencegah kejahatan maritim. (Indonesia.embassy.gov.au) 

Kapal cepat yang memiliki daya jelajah 3.000 mil laut sangat diandalkan Angkatan Laut Australia untuk pengawasan perbatasan karena memiliki kecepatan hingga 25 knots dan kecanggihan sistem navigasi.

TIM LIPUTAN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments