hero
Emelie & Lin mencari saudara laki-laki kembarnya. (Facebook/Lin & Emelie)

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

28 Februari 2017, 15:05 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di era sekarang ini. Mulai dari bercengkrama dengan berbagai orang tanpa mengenal batas jarak, sampai menemukan berbagai informasi secara cepat.

Kali ini media sosial berperan lain bagi saudara kembar fraternal Emelie Falk dan Lin Backlund yang bersatu kembali setelah dipisahkan sejak lahir. Keduanya menggunakan media sosial untuk mencari saudara laki-lakinya yang juga kembar terpisah sejak lahir.

Mark, Tim, Emelie, dan Lin. (Facebook/Lin)

Sebelumnya Emelie dan Lin diadopsi lebih dari tiga dekade yang lalu di sebuah panti asuhan di Semarang, oleh orang Swedia. Uniknya, antara Emelie dan Lin yang sama-sama berprofesi sebagai guru ini hanya tinggal terpisah sejauh 70kilometer, kurang dari satu jam perjalanan antara satu sama lain, di Helsingborg, Swedia.

Dalam kondisi belum bertemu pun, saudara kembar ini menikah dengan pasangannya masing-masing di tanggal yang sama, hanya berbeda tahun saja. Bahkan lagu dansa saat pernikahan mereka pun sama, yaitu 'You and Me', milik band rock asal Amerika Lifehouse.

Tidak hanya itu, terungkap juga bahwa Emelie dan Lin memiliki saudara laki-laki yang juga kembar. Hal tersebut terungkap di acara televisi lokal 'Separated At Birth' yang merupakan acara seri dokumenter yang mempertemukan saudara kandung yang terpisah sejak lahir dari berbagai belahan dunia.

Emilie dan Lin kemudian berusaha mencari saudara laki-laki kembarnya. Hanya berbekal dengan sertifikat kelahiran saudara mereka Heru Setiawan. Lewat Facebook mereka mengunggah foto bertuliskan:

"HI I AM EMELIE, I AM LIN. WE ARE LOOKING FOR OUR BROTHER WHO WAS ADOPTED FROM INDONESIA, SEMARANG. HIS BIRTHNAME WAS HERU AND HE IS NOW ABOUT 37 YEARS OLD. WE BELIEVE HE IS IN THE NETHERLANDS, BUT HE COULD BE ANYWHERE. PLEASE SHARE! #HUNT4HERU"

Lin & Emelie. (AFP)

Dalam waktu 24 jam, postingan mereka dibagikan lebih dari 6.000 kali dan dilihat oleh 460.000 pengguna. Berbagai pesan mulai berdatangan dari orang yang mengaku sebagai atau mengetahui Heru.

Akhirnya, seorang pria bernama Tim mengirim pesan kepada mereka dan mengaku bahwa ia adalah Heru. Dia memiliki tanggal dan tempat lahir yang benar, bahkan menyebutkan nama-nama kakak tertua mereka dan adik, yang belum dipublikasikan.

Tak lama setelah itu, mereka menerima pesan lain, dari seorang pria bernama Mark yang mengaku sebagai Heru. Dalam seminggu pasca postingan tersebut, akhirnya Emelie dan Lin menemukan kedua saudara mereka.

Para pria yang keduanya tinggal di Belanda dan bekerja di bidang IT, langsung terbang ke Swedia. Mereka berempat dipertemukan kembali di acara televisi yang sama. Suasana haru pun langsung terjadi, mereka menangis sambil bergantian saling berpelukan.

Setelah semuanya berkumpul, mereka kemudian dibawa ke Semarang untuk bertemu dengan kedua orang tuanya pada akhir tahun 2016. Semua saudara kandungnya bersama kedua orang tuanya menyambut kedatangan Emelie, Lin, Mark dan Tim. Tangis pun pecah.

"Kami tidak punya banyak waktu untuk mempersiapkan diri. Tetapi ketika aku melihat mereka, itu adalah perasaan yang sama seperti ketika saya bertemu Emelie," ungkap Lin.

THE NEW PAPER

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments