hero
Ilustrasi mesin cuci yang menewaskan bayi kembar. (IBTIMES)

EDITOR : TITO SIANIPAR

27 Februari 2017, 17:10 WIB

INDIA

Dua bayi laki-laki berusia tiga tahun tewas tercemplung ke dalam mesin cuci. Bayi kembar itu ditinggal sang ibu sebentar yang pergi keluar rumah untuk membeli sabun cuci.

"Kami datang untuk mencari tahu penyebab kedua bayi tenggelam di dalam mesin cuci di Apartemen Avantika, kawasan Rohini, New Delhi," kata MN Tiwari, perwakilan polisi Rohini, Minggu, 26 Februari 2017.

Insiden tragis itu terjadi pada Sabtu, 25 Februari 2017. Ketika itu, sang ibu Rakhi pergi meninggalkan kedua bayinya di dalam apartemen untuk membeli deterjen dan perlengkapan rumah lainnya.

Sebelum meninggalkan apartemennya, Rakhi sudah menyalakan mesin cuci sekitar pukul 12.39 waktu setempat. Enam menit berselang, Rakhi pulang ke apartemen namun tidak menemui kedua anak kembarnya.

Suasana apartemen korban. (HINDUSTANTIMES)

Ia panik dan menghubungi suaminya Ravinder. Dari tempat kerjanya, sang suami langsung pulang dan ikut mencari kedua buah hati mereka. Sekitar 20 menit mereka tak berhasil menemukan si kembar.

Tetangga yang datang menolong bahkan sempat menghubungi polisi dan melaporkan anak hilang. Menunggu polisi datang, Ravinder membuka mesin cuci dan menemukan keduanya mengambang dalam tabung berkapasitas air 15 liter itu.

Kedua orang tua kembar berteriak histeris dan segera melarikan anak mereka ke rumah sakit. Namun nyawa mereka tak dapat ditolong lagi. Hasil otopsi polisi menunjukkan lambung dan paru-paru keduanya dipenuhi air.

Kerabat yang berduka. (TIMES OF INDIA)

Hasil penyelidikan polisi menyimpulkan bahwa tumpukan pakaian kotor di dekat mesin cuci membantu bayi memanjat. Setelah bayi pertama jatuh ke dalam ruang mesin cuci, si kembarannya mengikuti.

Keduanya kemudian terperangkap di dalam mesin cuci dan tenggelam. "Tidak mungkin mereka dapat keluar lagi dengan sendirinya. Sementara ini kesimpulannya karena kecelakaan," kata juru bicara kepolisian Rohini.

HINDUSTAN TIME | XIN HUA

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments