hero
Majelis hakim yang menyidangkan perkara Ahok. (ANTARA)

EDITOR : REZA ADITYA

15 Februari 2017, 23:15 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Joseph V. Rahantoknam, salah satu majelis hakim yang Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang menyidangkan perkara dugaan penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok hari ini menghembuskan nafas terakhirnya. Dia meninggal akibat sakit.

"Beliau hari ini meninggal di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo sekitar pukul 19.30 WIB," kata hubungan masyarakat PN Utara, Hasoloan Sianturi kepada NET.Z, Rabu, 15 Februari 2017.

Hasoloan mengatakan Joseph sebelumnya sudah lama mengidap suatu penyakit. Dalam dua kali sidang Ahok, pengadil golongan IV/D itu tak bisa hadir dan digantikan oleh hakim lain, yaitu Didi Uliyadi.

Ahok dalam sidang kesepuluh pada Senin, 13 Februari 2017. (NET/Willi)

 

Namun, Hasoloan emoh menyebut sakit apa yang diderita Joseph. Yang pasti menurut dia, sang pengadil itu telah lama diopname di rumah sakit milik pemerintah.

Meninggalnya Joseph turut juga mengubah komposisi majelis hakim yang menyidangkan perkara Ahok. Ada lima hakim yang mengadili perkara dugaan penodaan agama Gubernur DKI Jakarta itu.

Mereka adalah Dwiarso Budi Santiarto, Jupriyadi, Abdul Rosyad, I Wayan Wirjana, dan Josep V. Rhantoknam. Hasoloan mengatakan pergantian susunan majelis hakim masih menunggu keputusan pimpinan PN Utara.

Sidang dugaan penodaan agama yang dilakukan Ahok sudah masuk berjalan selama 10 kali. Agenda terakhir, forum pengadil itu masih menghadirkan sejumlah saksi yang didatangkan oleh jaksa penuntut umum.

Ahok didakwa atas dugaan penodaan agama atas pernyataannya menyitir surat Al Maidah ayat 51 di Kepulauan Seribu. Dia dijerat Pasal 156 KUHP atau 156 a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

TIM LIPUTAN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments