hero
Warga Korea Selatan menyaksikan siaran televisi pembunuhan Kim Jon-nam. (REUTERS)

EDITOR : REZA ADITYA

15 Februari 2017, 21:05 WIB

MALAYSIA

Kepolisian Malaysia menangkap seorang perempuan yang diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong-un. Polisi menangkap puan itu sekitar pukul 08.20 waktu setempat.

"Sehubungan dengan investigasi kematian Kom Jong-nam, kami menangkap seorang perempuan di Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur," demikian pernyataan Kepolisian Malaysia, seperti dilansir Straits Times, Rabu, 15 Februari 2017.

Menurut keterangan polisi, perempuan itu berusia 28 tahun dan bernama Doan Thi Huong. Saat ditangkap, Doan membawa paspor Vietnam. Dia tidak melawan saat diciduk aparat.

Penangkapan Doan setelah polisi mengidentifikasi rekaman closed-circuit television (CCTV) yang terpasang di Bandar Udara Kuala Lumpur. Dalam catatan kamera pengintai itu, terlihat pergerakkan perempuan yang mencurigakan dan berada di sekitar Jong-nam.

Perempuan yang diduga membunuh Kim Jong-nam. (STRAITS TIMES)

 

Gambar salah satu perempuan yang mengenakan baju putih dengan tulisan "LOL" pada bagian depannya yang terekam di CCTV bandara kemudian menyebar dan dipastikan polisi bahwa dialah pelaku pembunuhan Jong-nam.

Kepolisian Negeri Jiran masih mengejar satu perempuan dan empat pria yang diduga membunuh Jong-nam. Pelaku pembunuhan diduga komplotan yang kini masih menyebar dan berada di sekitar Malaysia.

Kim Jong-nam tewas pada Senin, 13 Februari 2017 kemarin di Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia. Dia tewas saat sedang menunggu penerbangan menuju ke Macau.

Hasil investigasi terbaru Polisi Malaysia memastikan penyebab kematian anak pertama Kim Jong-il, mantan pemimpin tertinggi Korea Utara itu, dibunuh. Eksekutornya adalah dua orang perempuan yang menyemprotkan cairan ke arah wajah Jong-nam saat di bandara.

Badan Intelijen Korea Selatan langsung bereaksi atas pembunuhan Jong-nam. Kuat dugaan, dia dibunuh atas perintah adiknya, Kim Jong-un.

Jong-nam sudah sejak tahun 2011  menjadi eksil dari negaranya. Dia sebelumnya digadang-gadang sebagai pengganti Kim Jong-il yang mangkat pada tahun yang sama. Namun, karena dianggap begajulan, Jong-il lebih memilih Jong-un yang akan menggantikannya.

STRAITS TIMES

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments