hero
Suasana paripurna DPRD Katingan melengserkan bupati. (NET/Topan)

EDITOR : TITO SIANIPAR

13 Februari 2017, 17:55 WIB

KALIMANTAN TENGAH, INDONESIA

Sidang paripurna DPRD Kabupaten Katingan, Kalimantan Selatan memutuskan untuk memberhentikan bupati. Rekomendasi DPRD akan disampaikan ke Mahkamah Agung.

"Ada tiga diktum yang beliau langgar," kata Ketua DPRD Katingan Ignatius Mantir usai rapat paripurna DPRD Katingan, di Kasongan, Senin, 13 Februari 2017. Yang dimaksud adalah Bupati Katingan Ahmad Yantenglie.

Pertama adalah pelanggaran sumpah jabatan, kedua melanggar etika, dan ketiga melanggar peraturan perundangan terkait perselingkuhannya. "Ini sudah sah menurut undang-undang," kata Mantir.

Selanjutnya, hasil paripurna DPRD Katingan akan disampaikan ke Mahkamah Agung. "Kami mengusulkan ke Mahkamah Agung untuk memberhentikannya dari jabatan sebagai bupati Katingan," imbuh Mantir.

Bersamaan dengan sidang paripurna, sekelompok warga Katingan berunjuk rasa menuntut pencopotannya Yantenglie dari bupati. Mereka bersorak ketika mengetahui hasil paripurna sesuai dengan yang mereka inginkan.

Insiden perselingkuhan antara Yantenglie dengan Farida Yeni terjadi pada Kamis, 5 Januari 2017 lalu. Farida adalah istri anggota polisi Kalimantan Tengah Ajun Inspektur Dua Sulis Heri.

Bupati Katingan Ahmad Yantenglie sewaktu diperiksa polisi. (NET)

Ketika itu, Sulis baru pulang dari tugas dan mendapati rumahnya yang kosong. Dia berencana meminta kunci rumah dari Farida di Rumah Sakit Mas Amsyar, Katingan, Kalimantan Tengah. Farida ini bekerja sebagai PNS di rumah sakit itu.

Sulis menemukan istrinya bersama Yantenglie sedang tertidur di dalam kamar tanpa sehelai busana di Jalan Nangka, Kasongan. Sulis kaget dan melaporkan kejadian ini ke Polda Kalimantan Tengah.

Rumah tempat bupati selingkuh. (NET)

Sehari berselang, polisi menetapkan Yantenglie sebagai tersangka pasal perzinahan. Selain pelaku, polisi juga sudah memeriksa sejumlah saksi dan istri Yantenglie, Endang Susilawatie.

TOPAN SETIAWAN

15

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments