hero
Ilustrasi deteksi penyakit kanker. (ANTARA)

EDITOR : REZA ADITYA

4 Februari 2017, 18:05 WIB

INDONESIA

Masyarakat internasional memperingati Hari Kanker Sedunia yang jatuh pada hari ini, Sabtu, 4 Desember 2017. Peringatan dilakukan dengan menggalang seluruh populasi dunia melawan penyakit mematikan ini.

Di Indonesia, peringatan itu dilakukan dengan cara sosialisasi pentingnya deteksi dini penyakit kanker. Musababnya, saat ini ada sebanyak 8,2 juta orang meninggal setiap tahunnya akibat puru ajal.

"Kanker tidak mengenal usia, periksakan sejak dini," kata Direktur Jenderap Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Muhammad Subuh.

Subuh mengatakan fokus pemerintah Indonesia saat ini pencegahan kanker payudara dan serviks. Musababnya dua penyakit mematikan itu paling banyak diidap masyarakat Indonesia, khususnya perempuan.

Ilustrasi seorang perempuan yang peduli dengan kanker payudara. (PIXABAY)

 

Sejumlah rumah sakit dan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) menurut dia sudah menyediakan layanan pendeteksian kanker. Untuk deteksi serviks, bisa dilakukan dengan cara screening kanker leher rahim.

Sedangkan untuk mendeteksi adanya kanker payudara dilakukan dengan pemeriksaan klinis atau sadanis."Sadanis itu pemeriksaan yang bisa dilakukan secara individu dengan cara meraba," ujar dia.

Data Riset Kesehatan Daerah tahun 2013, jumlah kasus kanker di Indonesia peningkatannya mencapai 1,4 per 1.000 penduduk, atau sekitar 347 ribu orang. Paling banyak diidap perempuan: serviks dan payudara.

Hasil riset Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sampai dengan tahun 2015 mencatat kanker merupakan penyakit yang paling banyak memakan biaya pengobatan. Totalnya mencapai Rp 2,2 triliun.

DEVY ASHARI | TIM LIPUTAN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments