hero
Paus Fransiskus pemimpin Katholik dunia. (REUTERS)

EDITOR : TITO SIANIPAR

3 Februari 2017, 00:05 WIB

AMERIKA SERIKAT

Otoritas tertinggi Katholik dunia ikut bersuara soal kebijakan kontroversial Presiden Amerika Donald Trump tentang imigran dan pengungsi. Vatikan menekankan perlunya iklusivitas dalam masyarakat dunia.

"Tentu ada kekhawatiran Vatikan karena kami adalah pembawa pesan yang berbeda, yakni keterbukaan," kata Wakil Sekretaris Negara Vatikan Uskup Agung Angelo Becciu, Rabu, 1 Februari 2017.

Ini merupakan pertama kali Vatikan bersikap terhadap perintah eksekutif Trump. Presiden ke-45 Amerika itu melarang masuknya imigran dan pengungsi dari 7 negara mayoritas muslim. Yakni Irak, Suriah, Iran, Sudan, Libya, Somalia, dan Yaman.

Uskup Agung Angelo Becciu, paling depan. (REUTERS)

Gereja Katholik, kata Becciu, juga tidak sepakat dengan rencana Trump untuk membangun tembok sepanjang perbatasan dengan Meksiko. Pasalnya itu bertentangan dengan nilai-nilai Katholik.

"Faktanya Paus Fransiskus selalu menekankan pentingnya kemampuan untuk berintegrasi dengan masyarakat dan kebudayaan yang ada," kata pejabat tertinggi ketiga di Vatikan ini.

Sikap Vatikan ini juga diamini para uskupnya yang ada di Amerika. Kardinal Blase Cupich dari Chicago misalnya, adalah salah satu penentang Trump. "Ini adalah masa kegelapan dalam sejarah Amerika," kata Cupich.

Kardinal Blase Cupich. (REUTERS)

Kebijakan Trump terhadap imigran dan pengungsi, serta rencana membangun tembok, menurut Cupich, adalah sesuatu, "Yang bertentangan dengan nilai-nilai Katholik dan Amerika."

Paus Fransiskus sendiri pernah berkomentar soal rencana membangun tembok tersebut, tahun lalu. "Siapapun yang berpikiran membangun tembok dan bukan jembatan, bukanlah seorang Kristiani," kata Paus Fransiskus.

REUTERS

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments