hero
Ma'ruf Amin jelang bersaksi di sidang Ahok. (ANTARA)

EDITOR : TITO SIANIPAR

1 Februari 2017, 17:45 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Terdakwa penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meminta maaf secara terbuka kepada Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Ma'ruf Amin. Ahok tak pernah berniat melaporkan Amin atas kesaksian palsu.

"Yang mau saya laporkan itu adalah saksi pelapor. Itu yang mau kami laporkan," kata Ahok di sela-sela kunjungan kampanyenya di Marunda, Jakarta Utara, Rabu, 1 Februari 2017. "Harus dibedakan. Kiai Ma'ruf ini bukan saksi pelapor."

Menurut Ahok, tidak mungkin ia berseberangan dengan Ma'ruf Amin yang juga merupakan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. "Selama ini NU yang paling membela saya," kata dia.

Ma'ruf Amin, kata Ahok, dihadirkan di sidang penodaan agamanya oleh jaksa penuntut umum pada Selasa, 31 Januari 2017. Kapasitas Ma'ruf sebagai saksi adalah sebagai ahli agama yang mengetahui ayat Al Maidah yang diduga dinodai Ahok.

Dalam sidang, Ahok keberatan atas kesaksian Ma'ruf yang dinilai punya ketidaksukaan pada dirinya. Terutama karena Ma'ruf bertemu dengan rivalnya di pemilihan gubernur DKI Jakarta, Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni pada 7 Oktober 2016.

Atas dasar itu, Ahok menilai Ma'ruf punya kecenderungan mendukung pasangan rivalnya sehingga keterangannya dianggap tidak objektif. Ahok menyatakan akan melanjutkan ke proses hukum.

Ahok di sidang kesaksian Ma'ruf Amin. (ANTARA)

Kontan pernyataan Ahok itu mendapat reaksi luas dari kalangan nahdliyin. "Tata cara Ahok dan pengacaranya bagi kami adalah persoalan besar. Sehingga kami GP Ansor akan membela pimpinan kami," kata Alfa Isnaeni, pengusur Banser NU.

GP Ansor, kata Alfa, sudah memerintahkan untuk siaga satu agar bisa digerakkan sewaktu-waktu dibutuhkan. "Ansor dan Banser tetap menjaga keutuhan NKRI dan tetap menjaga maruah ulama," ujarnya.

Perkembangan yang tidak mengenakkan itu membuat Ahok kembali menegaskan sikapnya terhadap Ma'ruf dan NU secara umum. Lewat pernyataan terbuka yang ditandatanganinya, Ahok meminta maaf.

"Saya meminta maaf kepada KH Ma'ruf Amin apabila terkesan memojokkan beliau, meskipun beliau dihadirkan oleh jaksa sebagai Ketua Umum MUI, saya juga mengakui beliau juga sesepuh NU," tulis Ahok.

AVILIA RIA | ARKHAN DANU 

2

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments