hero
Mantan Ketua KPK Antasari Azhar meninggalkan Polda Metro Jaya. (ANTARA)

EDITOR : OCTOBRYAN

1 Februari 2017, 13:20 WIB

INDONESIA

Mantan Ketua KPK Antasari Azhar mendatangi Gedung Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Antasari datang bersama adik mantan Bos PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen, Andi Syamsuddin.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 40 menit di dalam ruangan penyidik subdit Cyber Crime, ia menanyakan soal kelanjutan laporan soal SMS gelap yang menyeretnya ke penjara.

Antasari Azhar datangi Polda Metro Jaya. (NET/Melissa)

Namun, raut muram menyelimuti wajahnya, ia mengaku polisi belum mendapat petunjuk apapun mengenai perkara tersebut.

"Masih mandeg, belum ada pergerakan," ujar Antasari di Polda Metro Jaya, Rabu, 1 Februari 2017.

Antasari melanjutkan, penyidik mengalami kesulitan dalam mengungkap laporan yang dibuatnya. Meski demikian, ia berharap kasus ini segera diselesaikan.

Antasari Azhar pada saat menghadiri ulang tahun Megawati Soekarnoputri, Senin, 23 Januari 2017. (ANTARA)

"Saya tidak tahu kendalanya apa, tapi saya disuruh menunggu lagi, ya pasti saya akan tanyakan terus," tambah Antasari.

Sementara itu kuasa hukum Antasari Azhar, Bonyamin Saiman mengatakan dalam penyelesaian kasus tersebut, penyidik pernah menjanjikan akan memeriksa Antasari di dalam Lembaga Pemasyarakatan Tanggerang. Namun, hingga kini langkah tersebut tidak dilakukan.

"Sampai detik ini belum ada pemeriksaan pelapor, makanya hari ini datang sekaligus menanyakan," ujar Bonyamin.

Kuasa hukum Antasri Azhar, Bonyamin Saiman menunjukkan salinan putusan Grasi ke PN Jakarta Selatan. (NET/Octa)

Antasari melaporkan dua perkara ke Mapolda Metro Jaya pada 2011 silam. Laporan dibuat saat menjalani dua tahun masa tahanan dalam perkara pembunuhan Nasrudin.

Pertama, perkara dugaan penyalahgunaan informasi teknologi melalui pesan singkat. Kedua, laporan mengenai dugaan saksi palsu yang mengaku melihat SMS itu.

BACA JUGA:
Jokowi Kabulkan Grasi Antasari Azhar
Begini Jalan Panjang Kasus Antasari Azhar
Antasari Azhar Gelar Syukuran Bebas dari Bui
Bebas Bersyarat, Antasari: Saya Tidak Dendam

Laporan pertama, salah satu saksi ahli bidang IT dalam persidangan Antasari bernama Dr Ir Agung Harsoyo mengatakan, pesan singkat berisi ancaman kepada Nasrudin seolah-olah berasal dari ponsel Antasari padahal SMS itu dikirim melalui jaringan lain menggunakan perangkat teknologi tersendiri.

Hal itu berkaitan dengan laporan kedua, bahwa ada seorang saksi yang mengatakan melihat SMS berisi ancaman. Antasari melaporkan saksi itu atas dugaan memberikan kesaksian palsu di persidangan.

"Terkonfirmasi di pengadilan terbukti SMS itu tidak ada, berarti ada orang yang menyalahgunakan," pungkasnya.

OCTA BARRY | ANAN SURYA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments