Guyuran air hujan tidak menyurutkan semangat ribuan warga Tionghoa memadati Vihara Dharma Bakti di Glodok, Jakarta Barat. Mereka tetap antusias beribadah menyambut hari raya dan tahun baru Imlek yang jatuh pada hari ini, Sabtu, 28 Januari 2017.

Puluhan tangkai lilin besar dan kecil berwarna merah terlihat menyinari di sekelling vihara. Aroma hio menyengat tercium pertanda ritual sembahyang terus berjalan khusyuk.

Tahun baru Imlek 2558 ini dalam kalender Cina merupakan tahun ayam api. Dimulai pada 28 Januari 2017 sampai 15 Februari 2018. Dalam filosofi masyarakat Tionghoa, setiap tahun merupakan proyeksi dari penjabaran berbagai bentuk kehidupan.

Semarak perayaan Imlek tak hanya terjadi di ibu kota saja. Di Yogyakarta, sejumlah warga Tionghoa ramai-ramai melakukan ritual keagamaan di Kelenteng Fuk Ling Miau atau Kelenteng Gondomanan.

Di Kelenteng Sam Poo Kong, Semarang, juga masyarakat antusias merayakan Imlek. Bahkan sejumlah wisatawan domestik juga ikut meramaikan tahun baru Cina ini.

Di ujung barat Indonesia atau di Aceh, warga keturunan Tionghoa juga tak mau kalah ikut merayakan Imlek. Mereka menggelar upacara peribadatan di Vihara Buddha Tirta Lhokseumawe, Aceh.

TIM LIPUTAN  | DILLA HANTIKA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments