hero
Patriails Akbar saat sedang menyidangkan sebuah perkara di Mahkamah Konstitusi. (ANTARA)

EDITOR : REZA ADITYA

28 Januari 2017, 14:00 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Ketua Dewan Etik Mahkamah Konstitusi Abdul Mukthie Fadjar mengatakan selama menjabat sebagai hakim, Patrialis Akbar tercatat paling banyak dilaporkan masyarakat atas dugaan pelanggaran yang dilakukannya. Laporan pun beragam.

"Dia sering berhadapan dengan dewan etik. Kami juga sering memanggilnya dalam beberapa kasus dugaan pelanggaran kode etik," kata Abdul, Sabtu, 28 Januari 2017.

Abdul mengatakan sepanjang tahun 2014 sampai dengan akhir tahun 2016, total ada enam laporan dari masyarakat yang menyangkut Patrialis. Menurut dia, itu merupakan aduan terbanyak terhadap hakim konstitusi.

Hakim konstitusi Patrialis Akbar (kiri) dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar. Keduanya ditangkap KPK atas kasus korupsi. (ANTARA

 

 

Sebagian besar dari laporan masyarakat itu adalah terkait pernyataannya yang sangat kontroversial di media massa. Misalnya, pada tahun 2014.

Pada tahun itu, Patrialis mengeluarkan pernyataan bahwa mekanisme pemilihan kepala daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dapat meminimalisir sengketa. Pernyataannya itu disampaikan saat DPR sedang menggodok RUU Pilkada.

Atas pernyataannya itu, Patrialis dilaporkan oleh sejumlah lembaga swadaya masyarakat lantaran dianggap mencampuri urusan politis di parlemen terkait RUU Pilkada itu.

Kasus lainnya adalah dalam sidang, Patrialis diduga mangkir.  Kemudian dua kasus yang diduga terkait dengan perkara sengketa pemilihan kepala daerah di Mahkamah Konsitusi.

Sayangnya, Abdul ogah menjelaskan lebih detil enam dosa Patrialis selama menjabat sebagai hakim konstitusi. Dia berharap kasus tertangkap tangan Patrialis menjadi yang terakhir di lingkungan lembaga peradilan.

TIM LIPUTAN | PRIHARDANI PURBA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments