hero
Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Mulyono tandatanagi kesepakatan dengan rekanan penyedia barang dan jasa. (INSTAGRAM TNI AD)

EDITOR : OCTOBRYAN

25 Januari 2017, 00:50 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat tidak main-main dalam pengadaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan logistiknya.

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono mengancam akan mencoret rekanan penyedia barang dan jasa yang tidak memenuhi kewajibannya.

"Ya saya coret, saya ganti itu kan tidak betul namanya itu kan mencederai aturan," ujarnya di Mabesad, Jakarta, Selasa, 24 Januari 2017.

Presiden Joko Widodo berkunjung ke markas Kostrad Cilodong. (NET)

Mantan Pangdam Jaya ini mengaku, pernah memiliki pengalaman tidak baik dengan rekanan penyedia barang dan jasa yang lalai. Hal itu, lanjut Mulyono, Korps baret hijau ini mendapat penilaian predikat wajar dengan pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan.

"Saya tidak ingin penilaian BPK terkait itu terjadi lagi," tegasnya.

Agar tidak terulang lagi, kata Mulyono, ia memerintahkan pengawasan dan pemeriksaan kualitas pengerjaan dilakukan secara ketat bahkan sampai tingkat komandan satuan.

Komando Pasukan Khusus TNI Angkatan Darat. (BIRO PERS ISTANA)

"Saya sudah perintahkan pengawasan pembangunan dari awal karena mereka yang ada disana, mereka pasti tahu besi yang dipakai benar atau enggak," jelas mantan Pangkostrad ini.

Tahun 2017, TNI AD  menandatangani kontrak pengadaan barang dan jasa bidang logistik dengan nilai Rp 1,6 triliun untuk 164 kegiatan. Jumlah itu merupakan 25,5 persen dari total anggaran Rp 6,5 triliun.

BACA JUGA:
Ardhya Garini, Berbagi Suami dengan Negara
Apa Syarat Bisa jadi Jupiter?
Balada Pelaut yang Tak Baroyal
Di Balik Turun Gunungnya Sang Bos Intel

Sementara, jatah sektor pertahanan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2017 tercatat sebesar Rp 108,3 triliun. Alokasi anggaran sebesar itu bertujuan meningkatkan kontribusi industri pertahanan dalam negeri dalam pemenuhan Kekuatan Pokok Minimum. 

Selain itu, penganggaran di sektor pertahanan ini juga bertujuan memperkuat pengamanan laut dan penjagaan perbatasan serta menaikkan kesejahteraan prajurit TNI.

ALMA SILVA | SIGIT WICAKSONO 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments