hero
Lembaga Pemasyarakatan Batu Pulau Nusa Kambangan dilihat dari Segara Anakan Cilacap, Jawa Tengah. (ANTARA)

EDITOR : OCTOBRYAN

22 Januari 2017, 14:55 WIB

KAB. CILACAP, INDONESIA

Dua narapidana kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Batu, Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. 

Kapolres Cilacap Ajun Komisaris Besar Yudho Hermanto mengatakan, narapidana tersebut diketahui kabur setelah petugas Lapas Batu tidak mendapati keduanya di kamar masing-masing usai melakukan Salat Dzuhur, Sabtu 21 Januari, kemarin.

Pos Jaga Pulau Nusa Kambangan diperketat pasca kaburnya dua tahanan. (NET/Bayu)

"Kami akan berkoordinasi dengan TNI dan kantor lapas, kemudian membentuk tim pencarian untuk melakukan penyisiran untuk mencari keduanya," ujar Yudho, di Cilacap, Minggu, 22 Januari 2017.

Dua napi itu, lanjut Yudho, diduga masih berada di dalam Pulau Nusa Kambangan. Untuk itu, pihaknya memperketat penjagaan terutama di jalur masuk dan keluar Pulau Nusakambangan dengan melibatkan anggota Kepolisian Cilacap Selatan dan Kepolisian Subsektor Nusakambangan. 

Kepolisian Resort Cilacap lakukan apel siaga di pos penjagaan Nusa Kambangan. (NET/Bayu)

Selain itu, polisi melakukan pemeriksaan sejumlah lokasi di sekitar Pulau Nusakambangan yang bisa digunakan sebagai tempat untuk bersandar perahu.

"Kami sudah mengambil keterangan saksi, termasuk rekaman CCTV dermaga penyeberangan, sementara sedang kami teliti," tuturnya.

Kapolres Cilacap AKBP Yudho hermanto menunjukan foto dua narapidana Lapas Batu Nusakambangan yang kabur. (ANTARA)

Yudho menjelaskan, dari hasil olah tempat kejadian perkara, petugas menemukan dua pasang sandal tergeletak di bawah pagar Pos 3. Dua pasang sandal itu diduga milik napi yang kabur.

Ia mengatakan, kedua napi yang baru satu bulan dipindahkan dari Lapas Cirebon itu diduga kabur dengan cara menaiki tangga di Pos 3 yang tidak ada penjagaan.

Kapolres Cilacap AKBP Yudho hermanto menunjukan foto dua narapidana Lapas Batu  yang kabur. (ANTARA)

Sebab dari jendela Pos 3, lanjut Yudho, petugas menemukan ceceran darah yang diduga berasal dari luka seorang napi saat melarikan diri.

"Keduanya merupakan narapidana narkotika," pungkasnya.

BACA JUGA:
Bayar Upeti ke Sipir, Napi Bebas Keluar Masuk Lapas
Bayi Ini Ikut Ibunya Tidur di Penjara
Penjara Filipina Diserang, Ratusan Napi Kabur
Denyut Islam di Penjara Los Angeles

Dari informasi yang diperoleh, dua narapidana tersebut bernama Muhammad Husein, 43 tahun, dan Syarjani Abdullah, 40 tahun.

Husein merupakan warga Punti Matangkuli, Kecamatan Matangkuli, Kab. Aceh Utara, Aceh, dihukum 13 tahun penjara karena kasus narkoba.

Sementara, Syarjani Abdullah yang tercatat sebagai warga Jalan Asem RT 01 RW 02, Kelurahan Pasar Minggu, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, merupakan terpidana seumur hidup atas kasus narkoba.

BAYU NUR SASONGKO

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments